Baru Empat Parpol Daftar ke KPU Jatim

Amaluddin    •    Selasa, 17 Jul 2018 19:05 WIB
pileg
Baru Empat Parpol Daftar ke KPU Jatim
Suasana saat partai politik mendaftarkan calon anggota legislatif (caleg) di KPU Jatim. (Medcom.id/Amal).

Surabaya: Tiga partai politik (parpol), mendatangi kantor KPU Jawa Timur jelang penutupan pendaftaran calon anggota Legislatif (Caleg) Selasa siang, 17 Juli 2018. Tiga parpol tersebut adalah Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Golkar, dan Demokrat.

"Kemarin partai pertama yang daftar adalah NasDem, sekarang ada tiga parpol. Jadi ada empat parpol yang sudah mendaftar, sedangkan sembilan parpol lainnya masih belum daftar," kata Ketua KPU Provinsi Jatim, Eko Sasmito, di KPU Jatim, Surabaya.

Eko menyatakan semua berkas persyaratan dari empat parpol sudah lengkap dan sudah diberikan tanda terima. "Kalau mendaftarkan memang semua persyaratan pencalonan harus lengkap. Nah, nanti tinggal persyaratan calon bisa dilengkapi pada saat perbaikan," ujarnya.

Perlu diketahui, ada beberapa formulir pencalonan yang harus dipenuhi parpol yang akan mendaftarkan Calegnya. Antara lain Formulir B1, yakni daftar caleg untuk kursi yang diperebutkan dari 14 Daerah Pemilihan di Jawa Timur.

Sementara itu, Komisioner KPU Jatim, Muhammad Arbayanto, menambahkan bahwa pada formulir B1 ada syarat minimal pemenuhan 30 persen keterwakilan perempuan serta posisi penempatan perempuan yang harus dipenuhi parpol. "Parpol juga harus melengkapi Formulir B2 yakni pernyataan seleksi internal partai, bahwa mereka telah melakukan pencalonan secara demokratis dan terbuka, sesuai aturan partai," katanya.

Selain itu, Formulir B3 pakta integritas. Isinya, partai harus menyatakan bahwa calon yang mereka ajukan bukan mantan terpidana dari tiga kejahatan. Mereka bukan mantan terpidana bandar narkoba, mantan terpidana kejahatan seksual terhadap anak, dan bukan mantan terpidana korupsi.

"Adapun persyaratan calon seperti Ijazah dan lain-lain, bisa dilengkapi pada saat perbaikan persyaratan, pada 22 Juli sampai 31 Juli mendatang," ujar Arbayanto.


(ALB)