PWNU Jatim Kecewa Puisi Sukmawati

Amiruddin Abdullah Reubee    •    Selasa, 03 Apr 2018 16:49 WIB
Kasus Hukum Sukmawati
PWNU Jatim Kecewa Puisi Sukmawati
Sukmawati Soekarnoputri. (ANT/ WIdodo S Jusuf)

Surabaya: Puisi Sukmawati Soekarnoputri menuai kecaman. Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menilai Sukmawati tidak menghormati agama, sebagaimana tertuang dalam puisi berjudul 'Ibu Indonesia' yang ia bacakan di hadapan publik.

"Ibu Sukma tidak menghormati agamanya. Karena substansi dari puisi itu menyebut idiom-idiom agama Islam, ada syariat, ada cadar, ada azan, yang dibanding-bandingkan dengan budaya, terutama budaya Jawa," kata Ketua PWNU Jatim, KH Mutawakil Allallah, saat jumpa pers di kantor PWNU Jatim, Surabaya, Selasa, 3 April 2018.

Mutawakkil menyayangkan puisi Sukmawati yang membandingkan agama Islam dengan budaya Jawa. 

Mutawakkil mengatakan puisi ciptaan Sukmawati yang dibacakan di peringatan 29 tahun Anne Avantie itu tidak menghormati agama Islam.

Baca: Guruh Minta Puisi Sukmawati Dimaknai Secara Bijak

"Juga bertentangan dengan sikap dan perilaku sang Proklamator, yaitu ayahandanya sendiri, Bung Karno. Beliau (Bung Karno) sangat menghormati agama, bahkan setiap akan mengambil keputusan-keputusan penting, beliau selalu berkonsultasi dengan para kiai, ulama, serta tokoh agama. Tentu ini sangat kami sayangkan," ujarnya.

Mutawakkil berharap aparat yang berwenang mengusut tuntas persoalan ini. Ia khawatir isi puisi itu berpotensi mengancam kerukunan, kedamaian, dan ketenangan masyarakat Indonesia.
 
"Kami mengimbau seluruh komponen masyarakat, khususnya warga NU untuk tetap menjaga ketertiban, ketenangan, dan keteduhan di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," ujarnya.


Baca: Sukmawati Soekarnoputri Dilaporkan ke Polisi




(LDS)