Pasutri di Sidoarjo Ditangkap Gara-gara Jual Sabu

Syaikhul Hadi    •    Sabtu, 08 Sep 2018 10:23 WIB
narkobasabunarkotika
Pasutri di Sidoarjo Ditangkap Gara-gara Jual Sabu
ilustrasi Medcom.id

Sidoarjo: Satuan Reserse Narkoba Polresta Sidoarjo menangkap pasangan suami istri, Jefri Andi alias Memet, 35, dan Yuli Harianti, 33 asal Desa Karangbong, Gedangan, Sidoarjo. Mereka ditangkap berdasarkan hasil pengembangan peredaran Narkoba di Sidoarjo. 

Kasat Narkoba Polresta Sidoarjo, Kompol Sugeng Purwanto mengatakan penangkapan terhadap pasutri satu anak tersebut berawal dari pengembangan kasus sebelumnya. Singgih Febri Priyono asal kawasan Banjarkementren, Buduran, Sidoarjo lebih dulu ditangkap polisi. Dari pengakuannya, ia mendapat barang haram tersebut dari pasutri tersebut. 

"Dari tangan Singgih, polisi menyita barang haram sebanyak 0,23 gram Shabu. Dari pengakuannya, dia mendapat barang itu dari Yuli Harianti (pasutri)," jelas Sugeng. 

Mendapat informasi itu, polisi pun akhirnya memburu Yuli. Yuli ditangkap di rumahnya. Meski sempat mengelak, Yuli akhirnya digelandang polisi lantaran ada bukti dan saksi yang baru saja dilayaninya membeli sabu.

"Karena sebelumnya ada pesan dari suami untuk melayani penjualan itu. Kebetulan suami saya hendak pergi juga. Dia hanya berpesan jika ada orang yang mau ambil barang. Setelah menghubungi saya, saya serahkan satu paket melalui jendela kamar," jawab Tersangka Yuli saat dilakukan pemeriksaan. 

Dari penangkapan Yuli, polisi juga meringkus Jefri Andi atau Suami Yuli. Jefri pun tak bisa mengelak lantaran sudah ada bukti dan istrinya pun sudah ditangkap oleh petugas. "Sudah beberapa kali transaksi. Awalnya memang minum-minum bareng (miras), setelah saya tawarkan, akhirnya dia beli barang ke saya," aku Jefri dihadapan penyidik. 

Saat ini, polisi masih mengembangkan kasus peredaran narkoba terkait jaringan pasutri tersebut. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Pasutri harus mendekam di penjara. 


(ALB)