Kepedulian Warga Kota Malang untuk Masyarakat Lombok

Daviq Umar Al Faruq    •    Kamis, 09 Aug 2018 09:26 WIB
Gempa Lombok
Kepedulian Warga Kota Malang untuk Masyarakat Lombok
Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar penggalangan dana untuk membantu masyarakat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) di Balai Kota Malang, Rabu 8 Agustus 2018. (Dok. Humas Pemkot Malang).

Malang: Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur menggalang dana untuk membantu korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Penggalangan dilakukan oleh sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Malang sejak Selasa, 7 Agustus 2018 kemarin.

"Ini adalah bentuk solidaritas dan kepedulian dari Pemkot Malang terhadap masyarakat Lombok yang dilanda gempa bumi," kata Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto, saat dikonfirmasi, Rabu 8 Agustus 2018.

Wasti menjelaskan, bantuan yang diterima pihaknya dalam berntuk uang tunai dan juga barang atau pakaian laik.

Tak hanya ASN, Pemkot Malang juga membuka ruang bagi warga yang ingin mendonasikan bantuan baik berupa uang maupun barang kepada warga di Lombok.

Caranya, masyarakat tinggal datang ke Kantor Balai Kota Malang. Di sana akan ada petugas yang mencatat bantuan yang akan disalurkan. Waktu pelayanan pos bantuan ini setiap harinya dibuka sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

"Saya atas nama Pemkot Malang juga mengajak warga masyarakat untuk mendonasikan bantuan kepada saudara-saudara kita di Lombok. Cukup datang ke Kantor Balai Kota Malang dan serahkan bantuan anda nanti akan kami salurkan," jelas Wasti.

Hingga saat ini total dana yang terkumpul mencapai Rp 16.450.000. Selain itu ada pula masyarakat yang menyalurkan bantuan berupa makanan, pakaian, obat dan kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat di Lombok.

"Posko masih kami buka untuk beberapa hari kedepan dan jika terasa sudah terkumpul dengan cukup maka akan kami salurkan," jelas Wasti.

Terpisah, Plt Wali Kota Malang, Sutiaji, berpesan kepada seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) hingga BUMD agar mengkoordinir bantuan dari para ASN di lingkungannya masing - masing.

"Tidak hanya mengkoordinir dari ASN tapi kalau bisa juga dari masyarakat guna gerakan solidaritas untuk korban bencana di Lombok. Semoga upaya ini mampu meringankan beban saudara kita yang sedang tertimpa musibah," ungkap Sutiaji.


(DEN)