Rektor Ingatkan Moratorium UN Bakal Ubah Seleksi Calon Mahasiswa

Amaluddin    •    Selasa, 29 Nov 2016 14:16 WIB
pendidikan
Rektor Ingatkan Moratorium UN Bakal Ubah Seleksi Calon Mahasiswa
Sejumlah siswa SMA mengikuti simulasi uji coba Ujian Nasional secara online, Ant - Reno Esnir

Metrotvnews.com, Surabaya: Hasil Ujian Nasional (UN) menjadi salah satu syarat dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negara (SNMPTN). Bila UN 2017 ditangguhkan atau dimoratorium, maka proses SNMPTN bakal berubah.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy telah bertemu Presiden Joko Widodo dan berbicara tentang penangguhan UN. Menurut Muhadjir, Presiden Jokowi menyetuji wacana tersebut.

Baca: Komisi X Tunggu Rancangan Program Moratorium UN

Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Warsono mengatakan realisasi moratorium bakal mengubah sistem penerimaan mahasiswa baru. Unesa bakal menyesuaikannya.

"Misalnya dengan menghapus syarat nilai UN," kata Warsono di Surabaya, Selasa (29/11/2016).

Warsono mengaku tengah menunggu keputusan terkait moratorium. Sebab Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla mengatakan akan membahas usulan moratorium itu dalam rapat terbatas Kabinet Kerja.

Sementara itu Rektor Universitas Airlangga (Unair) Moh Nasih menjelaskan realisasi moratorium UN tak akan berdampak pada SNMPTN. Namun ia mengakui penyesuaian tetap harus dilakukan.

Nasih menjelaskan tak banyak data dari UN yang dijadikan patokan SNMPTN. Malah, data UN bisa dihapus.

Tahun lalu, ungkap Nasih, Unair melakukan penerimaan mahasiswa dengan menilai akreditasi sekolah. Akreditasi itu mencakup delapan standar pendidikan nasional, misalnya sarana dan prasarana, kurikulum, serta penilaian pendidikan.

"Akreditasi itu kami pertimbangkan dan penting," ungkap Nasih.

Video Rencana Moratorium UN akan Dibahas dalam Ratas:
 


(RRN)