Karyawan PT PWU Khawatir Kehilangan Pekerjaan

Amaluddin    •    Jumat, 28 Oct 2016 15:32 WIB
dahlan iskan
Karyawan PT PWU Khawatir Kehilangan Pekerjaan
Dahlan Iskan usai menjalani pemeriksaan kedua di Kejati Jatim terkait pelepasan aset PT PWU, Ant - Umarul Faruq

Metrotvnews.com, Surabaya: Direktur Utama PT Panca Wira Usaha (PWU) Basanto Yudoyoko mendesak penegak hukum segera merampungkan kasus korupsi pelepasan aset. Pasalnya, kasus yang kini bergulir di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur itu membuat karyawan PWU resah.

"Kami berharap kasus ini segera rampung, biar tidak mengganggu kinerja kami," kata Basanto saat ditemui Metrotvnews.com di Surabaya, Jumat (28/10/2016).

Basanto mengaku, karyawan khawatir perusahaan gulung tikar. Bila itu terjadi, karyawan bingung karena tak mendapatkan gaji. Sehingga mereka bingung untuk menafkahi keluarga masing-masing.

"Jadi hal wajar, mereka takut PT PWU tutup, dan mereka mau cari makan di mana lagi," katanya.

Sejak kasus mencuat di Kejati, lanjut Basanto, berimbas pada mitra bisnis PWU. Mitra memilih membatalkan kerja sama lantaran khawatir terseret kasus.

"Ada sekitar 6 mitra bisnis yang enggak jadi kerja sama dengan PWU, sejak kasus ini mencuat," ungkap Basanto.

Hingga berita ini dimuat, Kejati masih menyelidiki kasus penyalahgunaan wewenang dalam pelepasan aset PT PWU. Kejati menetapkan dua tersangka, yaitu Wisnu Wardhana dan Dahlan Iskan.

Wisnu merupakan mantan Manajer Pengelolaan Aset PT PWU saat pelepasan aset tersebut terjadi. Sementara Dahlan Iskan menjabat sebagai direktur utama.

Dahlan diduga merugikan negara hingga Rp8,5 miliar akibat penjualan aset perusahaan yang berada di bawah naungan BUMD Jatim itu. Dahlan menjabat sebagai direktur utama mulai 2000 hingga 2010. Selama itu pula, PT PWU menjual 33 aset.


(RRN)