Pejabat Kejari Baru Janji Berantas Korupsi di Sidoarjo

Syaikhul Hadi    •    Rabu, 18 Oct 2017 21:13 WIB
korupsi
Pejabat Kejari Baru Janji Berantas Korupsi di Sidoarjo
Kasie Intellijen Kejaksaan Negeri Sidoarjo Idham Khalid (kiri) bersalaman dengan Andri Tri Wibowo. Foto: MiakTVN/Syiakhul Hadi

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Idham Khalid dipercaya menjadi Kasie Intellijen Kejaksaan Negeri Sidoarjo yang baru. Dia berjanji memberantas beragam kasus dugaan korupsi di Sidoarjo.

"Semua program yang bagus ini akan tetap kami prioritaskan. Termasuk penuntasan kasus korupsi di Sidoarjo," ujar Idham Kholid, Rabu 18 Oktober 2017.

Posisi yang dulunya diemban Andri Tri Wibowo memang terkenal harum namanya. Pasalnya, pengungkapan kasus korupsi di Sidoarjo mendapat mendapat posisi kedua secara nasional di 2016.

Program yang telah ada bakal terus dijalankan. Gaya memimpinnya juga tak akan jauh berbeda. Apalagi, mereka sudah berada saling kenal saat belajar di Universitas Brawijaya Malang.

"Saya hanya pengganti dan penerusnya saja. Program apa yang sudah dibuat beliau (Andri) akan tetap kami pelajari dan kami lanjutkan. Kami minta dukungannya untuk sama-sama melakukan pengungkapan itu," singkatnya.

Andri mengaku puas dengan kinerjanya selama di Sidoarjo. Meski ada beberapa kasus korupsi yang belum terselesaikan, bisa diselesaikan Idham.

Beberapa kasus besar berhasil Kejari Sidoarja ungkap. Di antaranya korupsi dua Perusahaan BUMD, PDAM Sidoarjo dan PD. Aneka Usaha.

"Semuanya sudah masuk di persidangan. Dan ada tersangkanya," jelas Andri yang kini menjabat di Kepala Penyidikan Aspidsus Kejati Kalimantan Timur.

Selain kasus korupsi perusahaan, ada juga pengungkapan kasus korupsi di tingkatan desa, seperti Prona, TKD, dan beberapa kasus pungli yang melibatkan pejabat desa. Namun, dari sekian kasus tersebut pihak Kejaksaan Negeri Sidoarjo saat ini tengah fokus dalam penanganan kasus korupsi di Pabrik Gula Krembung Sidoarjo.

"Statusnya sudah dalam penyidikan. Ada beberapa dokumen yang sudah kami sita untuk dipelajari. Semoga kedepannya ada tersangka dan kasus tersebut bisa tuntas," tandasnya.

 


(SUR)