Korban First Travel: Saya Baru Lunasi, Kok Jadi Begini

Syaikhul Hadi    •    Selasa, 05 Sep 2017 16:49 WIB
kemelut first travel
Korban First Travel: Saya Baru Lunasi, Kok Jadi Begini
Kantor First Travel di Perumahan Pondok Mutiara, Jati, Sidoarjo, MTVN - Hadi

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Novan, warga Sidoarjo, Jawa Timur, bingung setelah polisi menetapkan bos agen perjalanan umrah First Travel menjadi tersangka. Novan melunasi biaya perjalanan umrah tepat sebulan sebelum pasangan suami istri Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan jadi tersangka kasus penipuan.

Novan mengaku melunasi pembayaran dana perjalanan umrah pada awal Juli 2017. Selang sebulan kemudian, ia mendapat informasi soal kasus penipuan yang menjerat Andika dan Anniesa.

Novan mendatangi Kantor Cabang First Travel di Sidoarjo. Ia menagih kejelasan soal rencana pemberangkatan umrah.

"Saya datang untuk meminta kejelasan. Saya kan sudah daftar," kata Novan ditemui di depan Kantor Cabang First Travel Sidoarjo, Selasa 5 September 2017.

Tahun lalu, ia bersama tiga kerabatnya mendaftar perjalanan umrah ke First Travel Sidoarjo. Saat itu, ia hanya membayar Rp22 juta. Sedangkan pelunasannya dilakukan di awal Juli 2017 sekitar Rp45,2 juta.

"Baru kemarin saya melunasi. Kok jadi begini. Enggak tahu, ini nanti bisa jadi berangkat atau tidak," ungkap warga Sidoarjo itu.

Lain lagi dengan Fatin, 40, warga Krian, Sidoarjo. Dari awal Mei 2017, Fatin sudah mengajukan pengembalian uang atau refund kepada First Travel.

Fatin mendaftar ke First Travel pada 2016. Ia dikenakan tarif Rp14,3 juta untuk pendaftaran dan Rp2,5 juta untuk dana tambahan. First Travel berjanji memberangkatkan Fatin dan kerabatnya pada Mei 2017. Namun First Travel membatalkan rencana pemberangkatan. Lantaran tak percaya lagi dengan First Travel, ia pun mengajukan refund.

"Tapi sampai sekarang belum jelas pengembaliannya," terang Fatin.

Belum sempat ia mendapatkan refund, Fatin mendapat kabar tak sedap. Bos First Travel menjadi tersangka kasus penipuan. 

Fatin geram. Tersangka menggunakan uangnya dan calon peserta umrah untuk kebutuhan pribadi. Seperti berkeliling keluar negeri dan makan enak di restoran.

"Lah saya ngumpulin uang itu, saya harus makan di warteg. Sudah enggak percaya lagi. Mending cari agen lain untuk berangkat," ujar Fatin.

Baca: Pemilik First Travel Ditangkap

Bareskrim Mabes Polri menangkap Andika dan Anniesa pada awal Agustus 2017. Keduanya diduga menipu calon jemaah umrah.

"Pelaku menjanjikan dengan cara menawarkan biaya umrah," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Martinus Sitompul, saat dikonfirmasi Metrotvnews.com, Kamis 10 Agustus 2017.



(RRN)