Anggota Dewan Ditahan terkait Dugaan Korupsi di PDAU Sidoarjo

Syaikhul Hadi    •    Kamis, 08 Jun 2017 15:58 WIB
kasus korupsi
Anggota Dewan Ditahan terkait Dugaan Korupsi di PDAU Sidoarjo
Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo, Khoirul Huda, mengenakan batik cokelat dan rompi merah saat tiba di Lapas Sidoarjo, MTVN - Hadi

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Jawa Timur, menahan Khoirul Huda, anggota DPRD Sidoarjo. Penahanan dilakukan setelah Kejari menetapkan status tersangka pada Khoirul atas kasus dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU).

Sekira pukul 13.00 WIB, Kamis 8 Juni 2017, Khoirul tiba di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Sidoarjo. Ia mengenakan kemeja batik saat petugas menggelandangnya ke dalam lapas.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Adi Harsanto, mengatakan penahanan Khoirul sesuai prosedur. Penyidik mengantongi dua alat bukti untuk menahan Khoirul.

"Dua alat bukti sudah kami kantongi. Makanya, langsung kami tahan," ungkap Adi usai penahanan, Kamis, 8 Juni 2017. 

Adapun salah satu alat bukti yaitu kuitansi senilai Rp75 juta yang diberikan kas PDAU kepada seorang anggota dewan. Tercatat nama Khoirul di kuitansi tersebut. Khoirul diperiksa dua kali terkait kuitansi.

Saat ini, kata Adi, penyidik tengah mengembangkan penyidikan. Penyidik memprediksi masih ada pihak yang terlibat.

"Sebab banyak kuitansi yang keluar dari kas PDAU. Ini masih kami kembangkan," ungkap Adi.

Kasus PDAU bermula saat Kejari mencurigai kebocoran pengelolaan keuangan PDAU yang mencapai miliaran rupiah. Diduga, kebocoran pengelolaan terjadi mulai 2010 hingga 2016.

Baca: Kejari Sidoarjo Geledah Kantor PD Aneka Usaha




(RRN)