Surabaya Sabet Penghargaan Adipura Kencana dan Nirwasita Tantra

Amaluddin    •    Rabu, 02 Aug 2017 18:29 WIB
penghargaan
Surabaya Sabet Penghargaan Adipura Kencana dan Nirwasita Tantra
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya (kiri), mendampingi Menko Perekonomian Darmin Nasution (kedua dari kiri), menyerahkan penghargaan Adipura Kencana kepada Walikota Surabaya Tri Rismaharini dan lima kepala daerah lain --MI/Panca--

Metrotvnews.com, Surabaya: Penghargaan Kencana tahun 2017 tidak hanya diraih Pemkab Sidoarjo, Jawa Timur. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya juga mendapat penghargaan serupa.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya serta Menko Perekonomian Darmin Nasution kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Rabu, 2 Agustus 2017.

"Salah satu kunci sukses meraih Adipura Kencana, karena kepemimpinan Bu Risma konsisten membangun kota dengan berbasis visi lingkungan, bagaimana pengelolaan lingkungan saling memperkuat dan bersinergi dengan pertumbuhan ekonomi," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya, Musdiq Ali Suhudi, kepada Metrotvnews.com.

Surabaya meraih Piala Adipura Kencana bukan kali pertama. Pada 2010 lalu, Surabaya dinilai menjadi kota yang berhasil dalam pengelolaan lingkungan sekaligus mengombinasikan dengan keberhasilan inovasi di bidang ekonomi, partisipasi masyarakat, serta pelayanan publik.

Selain itu, kata Musdiq, yang menjadi poin penting adalah adanya kinerja dan pelayanan yang berbasis internet, command center serta pengelolaan sampah yang modern. “Serta bagaimana Surabaya mengatasi sampah langsung dari sumbernya seperti adanya komposter, depo pengelaan sampah, bak sampah dan lain-lain,” kata Musdiq. 

Adanya sinergi yang kuat antara Organisasi Perangkat Derah (OPD) Pemkot Surabaya dengan warganya, juga menjadi pemicu  menjaga keseimbangan lingkungan dan pengelolaan kebersihan. “Pada dasarnya, kami (Pemkot, red.) melibatkan seluruh masyarakat, dunia usaha, lembaga pendidikan, media massa, LSM dan seluruh stake holder di Surabaya," ujarnya.

Berdasarkan keterangan resmi Kementerian LHK, ada beberapa upaya yang dilakukan Pemkot Surabaya dalam pengelolaan lingkungan hidup. Di antaranya kebijakan hunian vertikal dalam dokumen rencana tata ruang, yang merupakan upaya yang diperuntukkan bagi penduduk yang memiliki KTP Kota Surabaya untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal ditengah keterbatasan ketersediaan lahan, kegiatan patroli air bertujuan untuk pengawasan dan pengendalian pencemaran air dan pembinaan terhadap pelaku pencemaran air. 

Kemudian melakukan monitoring IPAL komunal, penerbitan dan pengawasan izin pembuangan limbah cair, progra, rehabilitasi sosial daerah kumuh, pembangunan jalan frontage, pengaplikasian ATCS, upaya pereduksian sampah dengan teknologi 3 R, pembangunan ruang terbuka hijau yang sampai tahun 2016 mencapai 7258 hektare (21.73 persen) dari luas wilayah, serta kegiatan penghijauan tahun 2016 mencapai luas 32,57 hektar dengan jumlah 58,582 batang pohon.  

Selain Piala Adipura Kencana, Risma juga mendapatkan penghargaan Nirwasita Tantra untuk penyusunan indek kualitas pengelolaan lingkungan hidup terbaik daerah. Surabaya peringkat pertama untuk kategori kota di tanah air. 

"Penghargaan ini diterima dua kali berturut-turut, tahun 2017 ini dan tahun 2016," kata Musdiq.



(ALB)