Hanya 4 SMP di Jember Penuhi Kuota PPDB

Kusbandono    •    Senin, 09 Jul 2018 16:44 WIB
pendaftaran sekolah
Hanya 4 SMP di Jember Penuhi Kuota PPDB
Sejumlah siswa melakukan pendaftaran SMP secara online di Tegal, Senin 2 Juli 2018, Ant - Oky Lukmansyah

Jember: Pemberlakuan sistem zonasi dalam seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMP membuat bingung orang tua. Selain itu, hanya 4 dari 57 SMP negeri di Jember, Jawa Timur, yang memenuhi kuota PPDB.

Sedianya, pemerintah memberlakukan sistem zonasi untuk memeratakan jumlah siswa dan kualitas pendidikan di setiap sekolah. Namun tujuan itu tak berlaku di Jember.

Pelaksana tugas Kepala SMPN 1 Kalisat Achmad mengaku mendapat dampak dari sistem tersebut. Tahun ajaran lalu, sebanyak 300 siswa mendaftar di sekolah tersebut.

"Tahun ini hanya 208 orang. Tentu saja jumlah itu masih kurang dari pagu yang ditetapkan. Sesuai kebijakan Dinas Pendidikan, untuk memenuhi pagu, kami membuka kembali masa pendaftaran tahap II pada 10 dan 11 Juli 2018," ujar Ridwan di Kalisat, Jember, Senin, 9 Juli 2018.

Ridwan mengatakan, hal itu terjadi lantaran banyak orang tua siswa bingung mendaftarkan anaknya. Meski anak memiliki nilai kelulusan SD yang cukup tinggi, orang tua khawatir untuk mendaftar karena sekolah berada di luar zonasi.

Kondisi itu tak hanya terjadi pada SMP Negeri 1 Kalisat. Menurut Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Jember Erwan Salus Prijono, sebanyak 53 SMP di kabupaten tersebut kekurangan pendaftar.

"Harusnya tiap kelas mendapat pagu 32 siswa, tapi di 53 SMP itu, jumlah siswa yang mendaftar tak sesuai pagu," ujar Erwan.



(RRN)