Jatim Bentuk Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan

Amaluddin    •    Jumat, 16 Sep 2016 18:59 WIB
kebakaran hutan
Jatim Bentuk Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan
Hutan jati Desa Tambak Ukir, Kendit, Situbondo, Jawa Timur, terbakar, Jumat malam (9/9/2016) Foto: Ant/Seno

Metrotvnews.com, Surabaya: Pemerintah Provinsi Jawa Timur membentuk Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan. Brigade ini terdiri dari anggota Perhutani, Polisi Hutan, Kepolisian, TNI, Dinas Kehutanan, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

Kepala BPBD Jawa Timur Sudharmawan mengatakan, pembentukan brigade ini menyusul adanya surat keputusan Gubernur Jawa Timur Soekarwo. 

"Dengan adanya brigade ini diharapkan mampu mencegah dan mengatasi bersama-sama jika terjadi bencana alam seperti kebakaran hutan dan lahan di Jatim," kata Sudharmawan, Jumat (16/9/2016).

Dalam pelaksanaan tugas, brigade pengendalian kebakaran hutan dan lahan itu juga melibatkan masyarakat setempat. Sehingga jika ada kebakaran hutan atau lahan, masyarakat berperan aktif memadamkan api.  

"Misalnya kebakaran di Baluran (Situbondo) kemarin juga masyarakat sekitar dibantu aparat secara manual berhasil memadamkan api," kata dia.

Pada Jumat malam 9 September 2016, hutan jati di Desa Tambak Ukir, Kendit, Situbondo, Jawa Timur, terbakar. Belum diketahui penyebab kebakaran hutan lindung itu. Kebakaran juga mengakibatkan arus lalu lintas di jalur Pantura Jawa-Bali terganggu asap tebal.

"Tim pemadam memang kesulitan karena tidak bisa masuk ke lokasi. Kawasan hutan yang terbakar berada di tengah sehingga proses pemadamannya harus dilakukan secara manual. Namun saat ini kebakaran sudah dipadamkan," pungkas dia.


(TTD)