Mantan Ketua DPRD Ditahan, Kejati Periksa Pejabat soal Jual Beli Aset BPBD

Muhammad Khoirur Rosyid, Syaikhul Hadi    •    Jumat, 07 Oct 2016 10:21 WIB
korupsi
Mantan Ketua DPRD Ditahan, Kejati Periksa Pejabat soal Jual Beli Aset BPBD
Mantan ketua DPRD Wisnu Wardhana dibawa ke Rutan Medaeng Sidoarjo, MTVN Hadi

Metrotvnews.com, Surabaya: Mantan Ketua DPRD Surabaya, Wisnu Wardhana, dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur. Ia disebut-sebut terlibat dalam kasus penjualan aset PT Panca Wira Usaha (PWU).

Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim Marulli Hutagalung mengatakan pemeriksaan masih berlangsung pada Jumat 7 Oktober. Namun Marulli enggan menjelaskan alasan penetapan tersangka pada Wisnu.

"Penetapan tersangka dimulai hari ini dalam kasus dugaan penyelewengan dana di PT PWU," kata Marulli.

Wisnu tiba di Rutan Medaeng kemarin malam, sekira pukul 21.00 WIB. Ia tak mengenakan baju tahanan. Namun ia mengenakan kemeja putih lengkap dengan jas hitam.

Beberapa petugas kejaksaan mendampinginya. Wisnu tak berkata sepatah katapun pada awak media di depan rutan. Ia dan petugas langsung memasuki rutan.

Marulli mengaku baru Wisnu yang menjadi tersangka. Sementara pejabat dan mantan pejabat di PT PWU masih dalam proses pemeriksaan.

"Nanti lihat saja perkembangan penyidikannya," kata Marulli.

Wisnu pernah menjabat sebagai manajer di PT PWU. Sementara pengusaha Dahlan Iskan menjadi direktur utama mulai 2000 hingga 2010. Lalu pada 2011, Dahlan menjadi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Kejati menilai terjadi penyelewengan saat jual beli 33 aset milik PT PWU. Perusahaan tersebut berstatus sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Jatim.

Dahlan pernah menjalani pemeriksaan di kejaksaan terkait kasus tersebut. Bukan hanya itu, mantan Gubernur Jatim Imam Utomo pun diperiksa karena diduga mengetahui penyelewengan itu.

Penahanan Wisnu dilakukan setelah ia menjalani pemeriksaan di Kejati Jatim pada Kamis 6 Oktober. 


(RRN)