Jelang Kurban, Sapi Mati di Pacitan Diduga Terinfeksi Bakteri Antraks

Amaluddin    •    Rabu, 07 Sep 2016 16:47 WIB
hewan kurban
Jelang Kurban, Sapi Mati di Pacitan Diduga Terinfeksi Bakteri Antraks
Petugas memeriksa sapi untuk dikurbankan di Bekasi, Ant - Risky Andrianto

Metrotvnews.com, Surabaya: Seekor sapi mati di Pacitan, Jawa Timur, diduga terinfeksi antraks. Gubernur Jatim Soekarwo pun meminta pemerintah daerah mengantisipasi penularan bakteri Bacillus anthracis penyebab penyakit tersebut pada sapi.

Gubernur mengakui Dinas Peternakan Pacitan mengantisipasi kemunculan antraks pada hewan ternak. Utamanya, ternak yang akan menjadi kurban di Hari Raya Idul Adha 1437 Hijriah.

Kewaspadaan serupa pun dilakukan dinas peternakan di Ponorogo, Trenggalek, dan Tulungagung. Pasalnya, daging sapi yang terkena penyakit antraks dan dikonsumsi akan berakibat kematian pada manusia.

Tindakan itu dilakukan setelah pemerintah provinsi mendapat informasi mengenai seekor sapi mati tiba-tiba di Pacitan. Kemarin, Sapi mengalami luka di sekujur tubuhnya.

"Tadinya sapi itu disembelih. Tapi warga mencurigai luka pada sapi dan khawatir sapi terkena antraks. Lalu warga mengubur sapi tersebut," kata Gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo itu di Kantor Gubernur, Jalan Pahlawan, Surabaya, Rabu (7/9/2016).

Pakde Karwo mengatakan sapi itu berasal dari Wonogiri, Jawa Tengah. Lantaran itu, Pemprov Jatim menyampaikan hal tersebut ke pemerintah Jateng.

Menurut petugas Dinas Peternakan Pacitan, lanjut Pakde Karwo, tanda-tanda penyakit antraks ditemukan pada sapi tersebut. Misalnya luka pada tubuh.

"Namun masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan mengenai kepastian penyakit tersebut," ungkap Pakde Karwo.



(RRN)