Jalan Protokol Jangan Dijadikan Jalur Latihan Gerak Jalan

Nurul Hidayat    •    Selasa, 08 Aug 2017 14:37 WIB
gerak jalan
Jalan Protokol Jangan Dijadikan Jalur Latihan Gerak Jalan
Latihan gerak jalan di Jalan K.H. Wahid Hasym, Jombang, Jawa Timur -- MTVN/Nurul Hidayat

Metrotvnews.com, Jombang: Peserta lomba gerak jalan menyambut HUT ke-72 Republik Indonesia diminta tidak menggunakan jalan protokol sebagai jalur latihan. Keselamatan peserta menjadi taruhan jika berlatih di jalur protokol yang banyak dilalui kendaraan.

"Jangan sampai tragedi tahun lalu terulang kembali, yakni ada paskibra (pasukan pengibar bendera) tertabrak kendaraan. Satu siswa harus diamputasi akibat kecelakaan tersebut," kata Kapolres Jombang Ajun Komisaris Besar Agung Marlianto di Jombang, Jawa Timur, Selasa 8 Agustus 2017.

Agung menyaranakan, peserta hendaknya latihan gerak jalan di lapangan atau di jalan desa yang minim lalu lintas kendaraan. Sehingga, keselamatan perserta dapat terjamin.

Jika harus latihan di jalan protokol, Agung meminta ada pengawalan dari pelatih. PEngawalan yang dimaksud adalah dengan mengunakan lampu atau penanda lainnya di depan dan barisan.

"Penanda tersebut dimaksudkan agar para pengendara lebih berhati-hati," pungkasnya.

Pada 2016, sebanyak 11 anggota paskibra Kecamatan Mojowarno, Jombang, ditabrak truk di jalan protokol. Akibatnya, sembilan orang luka parah dan dua lainya luka ringan. Bahkan, salah satu korban harus menjalani amputasi kaki.
(NIN)