Tanggul Lumpur Porong Turun

BPLS Siapkan Pompa Alirkan Lumpur Porong

Syaikhul Hadi    •    Jumat, 05 Oct 2018 19:51 WIB
semburan lumpur
BPLS Siapkan Pompa Alirkan Lumpur Porong
Retakan di tanggul penahan lumpur di Porong, Sidoarjo, Jumat, 5 Oktober 2018, Medcom.id - Hadi

Sidoarjo: Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) berencana mengalirkan lumpur dari sebelah utara ke selatan. Petugas menyiapkan beberapa pompa untuk mengalirkan lumpur dari kolam penampungan agar tidak meluber ke pemukiman di Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur.

Humas BPLS Hengki Listria Adi mengatakan volume air di pusat semburan lumpur cukup tinggi. Tanggul penahan lumpur tak kuat menahan dorongan air.

Listria mengatakan menyiapkan empat pompa untuk mengalirkan lumpur di Desa Ketapang. Tiga lain disiapkan di Desa Glagah Arum, Kecamatan Tanggulangin.

Baca: Warga Khawatir Tanggul Penahan Lumpur Turun

Lumpur menyembur di Porong pada 2006 dari pengeboran minyak. Lumpur meluber hingga menenggelamkan ribuan rumah dan bangunan. Pemerintah membangun tanggul hingga ketinggian 11 meter untuk menahan lumpur menguap.

"Volume debit air ini kan mengarah ke utara. Tanggul mungkin tidak kuat menahan air. Sehingga lama-lama mengalami penurunan, miring dan mengenai samping tanggul dan tanggul pun jadi turun," ujar Hengki ditemui di lokasi, Jumat, 5 Oktober 2018. 

Longsor terjadi di titik 67 Kedungbendo, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo. Longsor dengan kedalaman mencapai 5 meter terjadi di tanggul sepanjang 100 meter. 

"Dulu juga sama seperti ini. Tidak bisa menampung air yang sangat banyak. Fluktuatif. Perhari bisa mencapai 70.000 meter kubik perhari dari pusat semburan," katanya. 

Saat ini, pihaknya bersama petugas BPLS sedang berupaya mengalirkan air dari sebelah Utara (titik tanggul jebol) ke sebelah Utara. Hal itu sebagai langkah antisipasi agar air tidak meluber kebawah dan mengenai pemukiman warga. 

"Hari ini kita optimalkan untuk pembuangannya (air). Kemudian akan dilakukan perbaikan tanggul," tambahnya. 

Pihaknya juga sudah menyiapkan tujuh pompa. Masing - masing berada di titik desa Ketapang sebanyak empat pompa dan tiga pompa lainnya dititik desa Glagah Arum Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo. Selain dialirkan ke sebelah Utara, air juga dimungkinkan akan dialirkan ke sungai Porong. 

Pihaknya meminta agar warga tetap tenang. Sehingga petugas bisa bekerja dengan baik agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan. 


(RRN)