Bencana Alam di Malang Sebabkan Kerugian Ratusan Juta

Daviq Umar Al Faruq    •    Jumat, 01 Feb 2019 19:13 WIB
bencana alambencana banjir
Bencana Alam di Malang Sebabkan Kerugian Ratusan Juta
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.

Malang: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang menyebut terdapat 19 kejadian bencana di Kota Malang selama Januari 2019. Belasan kejadian tersebut menyebabkan kerugian material yang dialami warga sebesar Rp119 juta.

"Bulan ini total kerugian warga mencapai Rp191 juta, kami berharap jumlah bencana bisa ditekan," kata anggota Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB), David saat dikonfirmasi, Jumat, 1 Februari 2019.

Sebanyak 19 kejadian bencana di Kota Malang terdiri dari, satu kejadian kebakaran, tujuh kejadian tanah longsor, tiga kejadian pohon tumbang, dan delapan kejadian angin kencang.

Dari data tersebut, peristiwa yang sempat menjadi perhatian warga adalah peristiwa angin kencang yang melanda Kota Malang, Selasa, 22 Januari 2019 lalu. Akibatnya, terjadi pohon tumbang di 19 titik hingga menyebabkan kerugian mencapai Rp5 juta lebih.

David menjelaskan meski saat ini masih musim penghujan, potensi bencana kebakaran tetap bisa terjadi. Salah satunya seperti kebakaran yang melanda rumah warga di Jalan Kolonel Sugiono, Kota Malang, akibat lilin yang terjatuh dan menyambar kain pada 27 Januari 2019 lalu.

"Pemilik rumah merugi Rp25 juta lebih, karena kamar tidur, ruang makan dan atap dapur ludes jadi arang," jelas David.

Selain itu, kejadian tanah longsor juga terdeteksi di beberapa titik hingga menyebabkan sejumlah plengsengan ambruk. Menurut David peristiwa tersebut disebabkan curah hujan yang tinggi.

"Durasi hujan yang tinggi menyebabkan pori-pori tanah membuka, sehingga daya rekat antar butir tanah terlepas. Akhirnya longsor," beber David.

Musim penghujan diprediksi masih akan berlanjut hingga April mendatang. Oleh karena itu, David mengimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta kesiapsiagaan di lingkungan masing-masing.

Selain itu, langkah monitoring atau pemantauan baik potensi bencana pohon tumbang, longsor, kebakaran dan lainnya sebaiknya rutin dilaksanakan. 

"Efek anomali cuaca ini, Kota Malang didera banyak bencana hidromereologi," pungkas David.

Sebagai informasi, terdapat empat upaya yang dilakukan BPBD Kota Malang untuk menanggulangi bencana di musim penghujan saat ini. Antara lain, memberikan peringatan dini kepada masyarakat; melakukan assestment ke lapangan; memberikan bantuan logistik untuk penanganan kedaruratan; serta koordinasi dengan DPD terkait penanganan bencana.


(DEN)