Jatim Bersiap Hadapi Dampak Gunung Agung

Syaikhul Hadi    •    Selasa, 28 Nov 2017 13:40 WIB
gunung berapierupsi gunungerupsi gunung agung
Jatim Bersiap Hadapi Dampak Gunung Agung
Calon penumpang mengantre lapor diri atau "check in" di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur. Foto: Antara / Umarul Faruq

Sidoarjo: Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan persiapan bentuk bantuan terhadap korban erupsi Gunung Agung, baik tempat pengungsian maupun transportasi. Kini, seluruh bandara di Jawa timur telah disiapkan jika terjadi lonjakan penumpang akibat penutupan Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf mengatakan bencana yang terjadi beberapa waktu belakangan memang membuat semua pihak harus turun tangan. Pasca puting beliung, banjir di Porong maupun dampak erupsi Gunung Agung.

"Sudah kami siapkan, termasuk kesiapan Bandara di Jawa Timur. Bandara Banyuwangi itu, sekarang sehari tiga kali penerbangan ke Jakarta. Saya sudah koordinasi dengan Pak Bupati Banyuwangi (Abdullah Azwar Anas), informasinya sudah siap semua," kata Gus Ipul, ketika meninjau banjir di Porong Sidoarjo, Senin 27 November 2017 malam.

(Baca: Bandara Ngurah Rai Kembali Ditutup)

Menurutnya, Bandara Banyuwangi juga akan siap menambah jumlah penerbangan jika diperlukan. Begitu  juga Bandara Abdulrahman Saleh, Malang; serta Bandara Juanda di Sidoarjo.

"Intinya sudah siap semua, bahkan pihak angkasa pura juga telah menyiapkan beberapa bus untuk membantu penumpang yang tidak bisa terbang dan beralih ke jalur darat," lanjutnya.

Selain itu, pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur juga telah menyiapkan tempat pengungsian, obat-obatan, makanan dan minuman. Ribuan masker dibagikan di daerah yang berdekatan dengan lokasi Gunung Agung, seperti Banyuwangi, Jember, Bondowoso, Lumajang, Situbondo dan Pasuruan.

(Baca: Sejumlah Maskapai Batalkan Penerbangan Rute Bali)

Hal ini belajar dari pengalaman letusan gunung Kelud, Kediri, yang berdampak hingga ke Yogyakarta.  "Padahal jarak antara Kediri dan Yogyakarta cukup jauh yakni mencapai 213 kilometer," jelasnya.

Banyuwangi berjarak paling dekat dari lokasi Gunung Agung, sekitar 200 kilometer. Sedangkan Situbondo, Bondowoso, Lumajang, Jember, Probolinggo dan Pasuruan, jaraknya lebih dari 250 Km.

"Semua daerah sudah siap dengan masker jika sewaktu-waktu debu Gunung Agung sampai ke Jawa Timur," tegasnya.

(Klik: Lima Penerbangan Menuju Bali Dialihkan ke Surabaya)


(SUR)