101 Preman Sidoarjo Disikat Polisi Jelang Natal dan Tahun Baru

Syaikhul Hadi    •    Kamis, 14 Dec 2017 19:48 WIB
natal dan tahun baru
101 Preman Sidoarjo Disikat Polisi Jelang Natal dan Tahun Baru
Kapolresta Sidoarjo Kombes Himawan Bayu Aji mengungkap 101 preman yang terjaring dalam operasi sikat Semeru 2017. Foto: Medcom.id/Syaikhul Hadi

Sidoarjo: Kurang lebih 101 orang diamankan jajaran Polresta Sidoarjo. Mereka teridentifikasi secara kasat mata melakukan premanisme di wilayah hukum Sidoarjo.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Himawan Bayu Aji mengungkapkan 101 preman ini terjaring dalam operasi sikat Semeru 2017. Mereka melakukan tindak kejahatan premanisme baik di jalan, perkampungan, dan di berbagai tempat lain.

"Target utama kami adalah menciptakan suasana aman dan kondusif. Apalagi menjelang perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018," jelas Himawan, saat merilis ratusan preman di Halaman Mapolres Sidoarjo, Kamis, 14 Desember 2017.

Ratusan preman ini diamankan di berbagai titik di Sidoarjo. Pengamanan ini bagian dari bentuk pencegahan dalam tindakan premanisme yang secara kasat mata dan terorganisir.

"Jika ada unsur pidana, maka tetap akan kami proses hukum. Misal, jika pengamen atau preman meminta uang secara memaksa agar orang tersebut memberikan uang, kalaupun terbukti akan kami serahkan ke Reskrim untuk dilakukan proses hukum," tegasnya.

(Baca: Jelang Natal dan Tahun Baru Polres Sidoarjo Gelar Operasi Sikat Semeru)

Tak hanya memberantas premanisme, untuk mengantisipasi tindak kejahatan jelang Natal dan Tahun Baru 2018, pihaknya juga memfokuskan tindak kejahatan lain, seperti pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, pencurian motor, kepemilikan senjata dan peredaran Narkoba.

"Semuanya itu untuk menciptakan suasana kondusif, aman dan nyaman," tandasnya.

Mereka yang terjaring petugas kepolisian, sementara ini akan dilakukan pendataan dan dilakukan pembinaan. Pihaknya menegaskan akan tetap memroses hukum preman ini jika terbukti adanya unsur pidana.,

 


(SUR)