Gus Ipul Harap Santri yang Hilang Segera Ditemukan

Amaluddin    •    Sabtu, 08 Oct 2016 05:26 WIB
tenggelam
Gus Ipul Harap Santri yang Hilang Segera Ditemukan
Ilustrasi korbankapal tenggelam. (ANT)

Metrotvnews.com, Surabaya: Sebanyak 25 santri asal Pondok Pesantren Langitan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mengalami musibah saat menjadi penumpang perahu di Bengawan Solo, Jumat, 7 Oktober 2016. Dari jumlah itu, kini, sebanyak tujuh santri belum ditemukan.

Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf berharap, agar para santri yang masih hilang bisa segera ditemukan. 

"Kami turut berduka atas musibah itu. Mudah-mudahan ada keajaiban, sehingga santri yang hilang bisa segera ditemukan," kata Saifullah Yusuf, di Surabaya.

Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu, mengaku sudah menghubungi pengasuh pondok pesantren. Saat ini, kata dia, Tim SAR masih terus melakukan pencarian depalan korban tersebut. 

"Sepenuhnya kami serahkan kepada petugas, semoga mereka bisa segera ditemukan," harapnya.

Gus Ipul mengatakan, puluhan santri tersebut sedianya hendak ke pasar untuk belanja kebutuhan pondok. Mereka menaiki perahu melintas di Bengawan Solo. 

"Informasinya, perahu yang ditumpangi overload, sehingga terjadilah musibah itu," katanya.

Beberapa santri yang hingga saat ini masih hilang, mayoritas merupakan santri dari luar Tuban diantaranya dari Medan, Brebes, Bojonegoro serta sejumlah daerah lainnya. 

"Saya juga sudah menghubungi BPBD untuk mengerahkan segala kemampuannya untuk segera menemukan santri yang masih hilang," kata Gus Ipul. 

Terkait musibah itu, kata Gus Ipul, pengasuh pondok pesantren telah menghubungi wali santri yang belum ditemukan, terutama asal luar kota, seperti Medan, Brebes, Bojonegoro dan daerah lainnya. 

"Kami berdoa supaya pengasuh, wali santri, dan santri lainnya diberi kesabaran atas musibah ini," kata mantan ketua umum Gerakan Pemuda Ansor tersebut.

Diketahui delapan santri yang masih hilang, yakni Ahmad Umar, 12; M Barikli Amri, 12; M lujianidani, 13; M Muksin, 16; Khabib Rizki, 15; Mambrur, 18; dan Afiq Fadhil, 19.


(LDS)