Antisipasi Bom, Pemkot Surabaya Siapkan 5 Lapis Pengamanan

Amaluddin    •    Jumat, 21 Oct 2016 15:54 WIB
teror bom
Antisipasi Bom, Pemkot Surabaya Siapkan 5 Lapis Pengamanan
Bentuk penjagaan rumah dinas dan Balaikota Surabaya setelah adanya teror bom. Foto-foto: Metrotvnews.com/Amal

Metrotvnews.com, Surabaya: Pemerintah Kota Surabaya memasang lima pintu pendeteksi bom menyusul adanya ancaman bom di rumah dinas wali kota dan gedung Balaikota Surabaya.

Pantauan Metrotvnews.com, lima pintu pendeteksi itu dipasang di beberapa sudut pintu utama masuk Balaikota Surabaya. Satu di antaranya berada di pintu utama, satu di pintu belakang Balaikota, dan satu di gedung Graha Sawunggaling.

"Dua pintu lagi dipasang di rumah dinas Bu Risma (Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini), yakni di pintu depan dan pintu belakang," kata Dian, salah satu petugas yang berjaga di Balaikota Surabaya, Jumat (21/10/2016).


Sejumlah kendaraan diperiksa sebelum masuk ke Balaikota Surabaya

Tak hanya itu, Pemkot Surabaya juga menyiapkan kaca pendeteksi untuk memeriksa setiap mobil yang masuk ke Balaikota. Kemudian, alat pendeteksi barang-barang bawaan yang diperuntukkan bagi pengunjung yang berjalan kaki.

"Untuk hand detector, semua petugas dibekali," ujar dia.

Saat ini, rumah dinas orang nomor satu di Pemkot Surabaya tampak sepi. Hanya ada dua petugas berjaga.

Rabu 19 Oktober Pemkot Surabaya diancam bom oleh seseorang yang mengaku bernama Ilham saat menelepon ke penjaga rumah dinas wali kota pukul 15.25 WIB. 

Ilham mengancam akan meledakkan rumah dinas wali kota dan balai kota jika lokalisasi Dolly tidak dibuka kembali dalam kurun tiga hari. Hingga saat ini, polisi tengah berjaga-jaga di sekitar rumah dinas Risma dan Pemkot Surabaya.


(UWA)