Kabupaten Malang Belum Siap Terapkan 5 Hari Sekolah

Aditya Mahatva Yodha    •    Rabu, 23 Aug 2017 12:09 WIB
pendidikan
Kabupaten Malang Belum Siap Terapkan 5 Hari Sekolah
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Muhammad Hidayat. --MTVN/Adit

Metrotvnews.com, Malang: Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Malang belum siap menjalankan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23/2017, tentang penerapan 5 hari sekolah dan penambahan jam belajar.

Menurut Kepala Dispendik Kabupaten Malang, Muhammad Hidayat, sekolah di Kabupaten Malang secara keseluruhan belum siap menerapkan kebijakan tersebut. Hal itu dikarenakan banyak hal. Antara lain infrastruktur sekolah, dan jumlah tenaga pendidik belum memenuhi standar kebutuhan.

"Dari segi infrastruktur, banyak sekolah belum dilengkapi fasilitas yang menunjang kegiatan 5 hari sekolah atau full day school seperti laboratorium yang memadai, selain itu di sekolah-sekolah masih banyak kekurangan tenaga pendidik," ujar Kepala Dispendik, Muhammad Hidayat kepada Metrotvnews.com di Jalan Panarukan Kepanjen, Rabu 23 Agustus 2017.

Menurut Kepala Dispendik yang akrab disapa Dayat tersebut, Permendikbud Nomor 23/2017 itu telah memicu dualisme pemahaman bagi pelaksana sekolah. Penolakan keras pun muncul dari PCNU Kabupaten Malang. 

"Di Kabupaten Malang tercatat ada 475 Pondok pesantren, 4.251 Taman Pendidikan Alquran, dan 2.046 Madrasah Diniyah. Kalau Permendikbud ini dipaksakan, karena sudah muncul kalender akademik dari Provinsi Jawa Timur tentang 5 hari sekolah, maka banyak lembaga pendidikan non formal terdampak, maka dari itu kami tegas menolak," kata Ketua PCNU Kabupaten Malang, Umar Usman.


(ALB)