Korban Gempa di Sapudi Kekurangan Sembako

Rahmatullah    •    Senin, 15 Oct 2018 14:15 WIB
Gempa Situbondo
Korban Gempa di Sapudi Kekurangan Sembako
Petugas saat mengumpulkan sembako di posko bencana Pulau Sapudi – Medcom.id / Rahmatullah

Sumenep: Bantuan sembako untuk korban gempa di Pulau Sapudi, Jawa Timur, terus berdatangan ke lokasi. Tapi, bantuan itu belum mencukupi kebutuhan korban. 

“Masih kurang banyak. Perkiraan kurang 50 persen, karena korban memang banyak,” kata Camat Gayam, Mohammad Mansur, Senin, 15 Oktober 2018.

Selain sembako, kata Mansur, korban juga butuh bantuan material bangunan untuk memperbaiki rumah. Mansur juga mengatakan korban butuh kiriman selimut. Yang paling penting, Mansur menjelaskan korban butuh bantuan dana karena sudah tidak bisa bekerja seperti sebelumnya. 

Sembako yang sudah terkumpul di posko bencana mulai didistribusikan hari ini. Mansur mengatakan ada kendala teknis dalam penyaluran bantuan tersebut, di antaranya alat transportasi. Dia bersyukur akan ada bantuan alat transportasi dari pemerintah setempat untuk mendistribusikan bantuan tersebut. Alat itu sudah dalam perjalanan menuju lokasi.

“Akan ada mobil pikap untuk keperluan transportasi itu. Tapi sembako sudah mulai dikirim,” jelasnya.

Mengenai kerusakan rumah dan bangunan, data sementara yang disebut sudah lebih 600 unit. Mansur tidak berani memastikan data itu final karena pendataan terus dilakukan.

Sementara itu, seorang korban gempa mengaku sempat berutang  kepada tetangga untuk memenuhi kebutuhan makan. Terlebih korban ini memberi makan pekerja yang membersihkan puing-puing  reruntuhan rumahnya, selain untuk kebutuhan diri dan keluarganya. 

“Saya ngutang ke tetangga yang lebih punya,” tutur Adiya, korban di Desa Prambanan Kecamatan Gayam.


(ALB)