Gempa dan Tsunami di Palu

Warga Korban Bencana Tetap Semangat Ikut MTQ

Heri Susetyo    •    Jumat, 05 Oct 2018 10:46 WIB
Gempa Donggala
Warga Korban Bencana Tetap Semangat Ikut MTQ
Ratusan warga asal Palu tiba di Lanudal Juanda, Sidoarjo, Jatim, Rabu malam, 3 Oktober 2018, MI - Heri Susetyo

Sidoarjo: Ribuan warga menjadi korban bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, Meski demikian guncangan bencana tak menyurutkan semangat kontingen Sulteng untuk mengikuti gelaran ke-27 Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ).

Kamis siang, 4 Oktober 2018, pesawat Hercules mendarat di Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut (Lanudal) Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Pesawat mengangkut korban bencana yang hendak kembali ke kampung masing-masing di Pulau Jawa.

Beberapa di antara mereka merupakan kontingen MTQ asal Sulteng. Setibanya di Juanda, mereka melanjutkan perjalanan dengan pesawat komersil menuju lokasi acara yaitu di Medan, Sumatera Utara.

"Kontingen terdiri dari 80 orang. Kami gunakan Hercules karena penerbangan komersil belum normal," kata Ayuba Lasira, juru bicara kontingen asal Sulteng, di Bandara Internasional Juanda Sidoarjo.

Ayuba menceritakan mereka menggunakan Hercules dari Palu menuju Makassar. Mereka transit di Makassar lalu terbang lagi ke Sidoarjo.

"Lalu kami naik penerbangan komersil menuju Medan," lanjut Ayuba.

Kontingen asal Sulteng akan mengikuti MTQ tingkat nasional di Medan. Kegiatan itu berlangsung mulai 6 hingga 12 Oktober 2018.

Kontingen telah bersiap untuk mengikuti kegiatan tersebut. Namun pada Jumat 28 September 2018, gempa berkekuatan 7,4 SR mengguncang Donggala. Gelombang tsunami dengan tinggi kurang lebih 3 meter menerjang Palu dan sekitarnya.

Hingga sepekan setelah bencana, BNPB mencatat 1.424 orang meninggal. Korban paling banyak ditemukan di Kota Palu sebanyak 1.203 jenazah.

Lihat video:

 


(RRN)