900 Ribu Warga Jatim Belum Rekam Data KTP-el

Syaikhul Hadi    •    Kamis, 26 Oct 2017 10:17 WIB
e-ktp
900 Ribu Warga Jatim Belum Rekam Data KTP-el
Petugas melakukan perekaman retina warga yang mengurus KTP-el di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surabaya, Surabaya, Jawa Timur -- ANT/Didik Suhartono

Metrotvnews.com, Surabaya: Sebanyak 979 ribu warga Jawa Timur belum melakukan perekaman data untuk Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el). Pemerintah Provinsi Jatim mengklaim, sudah melakukan berbagai upaya untuk menuntaskan program KTP-el.

"Namun, ada beberapa kendala di lapangan. Sehingga, ada warga yang belum melakukan perekaman KTP-el," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa Timur Siti Nurahmi di Surabaya, Kamis 26 Oktober 2017.

Siti menjelaskan, saat ini warga Jatim tercatat ada 39.336.603 orang. Sedangkan, jumlah wajib KTP mencapai 30.285.995 jiwa. Warga yang sudah melakukan perekaman KTP-el sebanyak 28.996.222 jiwa dan yang belum 979.865 orang.

"Ada beberapa sebab yang membuat mereka belum melakukan perekaman KTP-el. Seperti masih adanya warga yang tinggal di luar kota atau luar negeri dan tidak lapor. Ada juga yang pindah ke luar kota juga tidak lapor, tapi sudah merekam di kota lain. Ada pula penduduk yang sudah meninggal tapi tidak dilaporkan keluarganya," terangnya.

Selain itu, lanjut Siti, kurangnya kepedulian masyarakat terhadap dokumen kependudukan juga menjadi persoalan utama. Sehingga, perlu adanya jemput bola yang dilakukan pihak kabupaten/kota.

Di sisi lain, server yang digunakan juga sering bermasalah. Bahkan, server untuk penunggalan data hasil rekam KTP-el sudah lama tidak bisa digunakan.

"Begitu juga blanko KTP yang sejak Oktober 2016 kosong. Blanko baru ada pada April 2017, tapi belum memenuhi jumlah penduduk yang sudah melakukan perekaman. Pada Agustus, blanko sudah mulai kami distribusikan ke kota/kabupaten yang ada di Jawa Timur. Pendistribusian dilakukan secara bertahap karena minimnya jumlah blanko," tandasnya.


(NIN)