Sore Ini, Jalur Trenggalek-Ponorogo Kembali Bisa Dilintasi

Amaluddin    •    Rabu, 30 Nov 2016 19:44 WIB
longsor
Sore Ini, Jalur Trenggalek-Ponorogo Kembali Bisa Dilintasi
Petugas membersihkan material longsor yang menutupi jalur penghubung Trenggalek-Ponorogo, istimewa

Metrotvnews.com, Surabaya: Jalur utama yang menghubungkan Kabupaten Trenggalek menuju Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mulai dibuka kembali. Kendaraan pun dapat melintas setelah petugas membersihkan material longsor yang menutupi jalan.

Kepala Bidang Kewaspadaan Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur, Eddy Supriyanto, mengatakan, kondisi di Km 16 Jalan Raya Trenggalek-Ponorogo sudah bisa dilintasi. Namun, ia meminta masyarakat tetap berhati-hati saat melintasi kawasan itu.

"Kondisi jalannya becek, licin, dan rawan kecelakaan. Sebab sisa-sisa lumpur yang menjadi material longsor masih ditemukan di jalur tersebut," kata Eddy kepada Metrotvnews.com di Surabaya, Rabu (30/11/2016).

Eddy mengaku membutuhkan waktu untuk membersihkan jalur. Upaya pembersihan menggunakan tiga alat berat.

Eddy juga meminta pengguna jalan waspada. Sebab longsor bisa saja kembali terjadi saat hujan mengguyur deras.

Hingga saat ini, belum ada langkah kongkrit dari pemerintah untuk mencegah terjadinya longsor susulan di jalan nasional yang berada di Kilometer 16, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kab Trenggalek. Sebab, menurut Eddy, jalan nasional itu merupakan kewenangan pemerintah pusat. 

"Saya belum tahu langkah dan antisipasi mencegah longsor ini, karena itu kewenangan pemerintah. Mungkin karena masih rawan hujan deras, maka pembangunan plengsengan menunggu hujan agak reda dulu," ujarnya.

Ia berharap pemerintah pusat segera menyikapi serius terkait perihal tersebut. Mengingat jalan nasional itu menjadi akses utama untuk distribusi barang dari sejumlah kabupaten di pesisir selatan Jatim, seperti Blitar, Tulungagung, Malang hingga menuju Jawa Tengah maupun Jakarta.

Sepekan terakhir ini, jalur Trenggalek-Ponorogo terus menerus diterjang tanah longsor. Lokasi longsor ini sering terjadi di kilometer 16 hingga 18. Bahkan akses Trenggalek ke Ponorogo maupun sebaliknya terputus total sejak dua hari terakhir.

Timbunan material longsor berupa tanah dan bebatuan menimbun seluruh badan jalan di KM 16. Longsor kali ini merupakan yang terparah selama hampir dua pekan terakhir.



(RRN)