SPP di SMAN 1 Lenteng Sumenep untuk Menggaji Guru Honor

Rahmatullah    •    Jumat, 11 Aug 2017 19:18 WIB
pendidikan
SPP di SMAN 1 Lenteng Sumenep untuk Menggaji Guru Honor
Sejumlah siswa berbincang di depan sebuah SMA di Sumenep, MTVN - Rahmatullah

Metrotvnews.com, Sumenep: Siswa miskin di SMAN 1 Lenteng, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dibebaskan dari biaya sumbangan pendanaan pendidikan (SPP). Di sekolah ini, tiap siswa membayar Rp30 ribu per bulan. Kebijakan anyar ini diterapkan sejak awal tahun pelajaran baru.
 
“Jika ada siswa yang mau bayar di bawah nominal itu juga tidak ada-apa. Tapi untuk sementara ini belum ada laporan ke saya adanya siswa yang tidak bayar karena miskin,” jelas Kepala Sekolah SMAN 1 Lenteng, Budi Hartono, Jumat 11 Agustus 2017.
 
SPP tersebut, kata Budi, diantaranya digunakan untuk honor guru tidak tetap (GTT) atau honorer yang berjumlah 12 orang, juga kegiatan lain yang tidak boleh dibiayai dana bantuan operasional sekolah (BOS).  
 
Dia mengaku bersyukur karena penarikan SPP itu dibolehkan. Apalagi penarikan tersebut sebenarnya termaktub dalam Sisdiknas yang menyebut pendidikan merupakan tanggung jawab bersama pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat, juga Peraturan Pemerintah 48 tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan, dan Permendikbud 75 2016 tentang Komite Sekolah.
 
“Kami bekerja lebih tenang setelah SMA diambil alih Pemprov,” jelasnya.
 
Selebihnya, menurut dia, sejak SMA diambil alih Pemprov, seragam untuk 250 siswa baru digratiskan, yaitu berbentuk putih abu-abu dan pramuka. Sistem zonasi penerima siswa baru yang diterapkan Pemprov juga dianggap berdampak positif bagi siswa dan orang tua. Katanya, berkat zonasi itu, biaya pulang-pergi anak ke sekolah lebih efisien, termasuk keselamatan anak lebih terjamin.
 
Ke depan, Budi berharap Pemprov Jatim memerhatikan sarana dan prasarana sekolah, karena banyak yang perlu diperbaiki, sehingga kegiatan belajar mengajar (KBM) berjalan sesuai keinginan.


(RRN)