Kartu Nikah di Malang Diuji Coba Mulai Desember

Daviq Umar Al Faruq    •    Selasa, 13 Nov 2018 17:42 WIB
kartu nikah
Kartu Nikah di Malang Diuji Coba Mulai Desember
Kasi Binmas Islam Kemenag Kota Malang, Moh Rosyad

Malang: Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang mengungkapkan, penerbitan kartu nikah bakal diujicobakan dalam waktu dekat. Segala persiapan pun telah dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut.

Kasi Binmas Islam Kemenag Kota Malang, Moh Rosyad mengatakan ada 51 Kantor Urusan Agama (KUA) di Jawa Timur yang akan segera menerbitkan kartu nikah. Kota Malang sendiri mendapatkan jatah lima KUA.

"Uji coba mulai Desember. Nanti kami juga akan mendapatkan printer untuk mencetak kartu nikah. Karena selama ini kami hanya punya printer untuk mencetak buku nikah saja," katanya, Selasa 13 November 2018.

Rosyad menyatakan Kota Malang dipilih menjadi lokasi uji coba penerbitan kartu nikah karena tergolong sebagai kota besar. Sehingga, Kota Malang dinilai memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang melek IT. 

"Kami saat ini sudah memiliki lima operator IT. Kelimanya tersebar di lima KUA di Kota Malang," ujarnya.

Dalam waktu dekat, Kemenag Kota Malang bersama Kemenag lainnya akan dikumpulkan oleh Kemenag Jawa Timur. Tujuannya untuk melakukan pemantapan pada 21 November 2018 mendatang.

"Kasi Binmas Islam dan Kepala KUA Kemenag se-Jawa Timur pemantapan 21 November, sedanhkan operator IT nya juga akan ditatar pada 27-28 November nanti," ungkapnya.

Disisi lain, Rosyad menyebutkan bahwa fungsi kartu nikah bukan untuk menggantikan buku nikah yang sudah ada. Kartu nikah merupakan tambahan legalitas buku kutipan akta nikah yang sudah dicetak.

Pengertian kartu nikah pun dijelaskan dalam Pasal I Ayat 7 Peraturan Menteri Agama nomor 19 tahun 2018 tentang Pencatatan Perkawinan yakni adalah buku pencatatan perkawinan dalam bentuk kartu elektronik.

"Kemarin itu kan launching Simkah web. Nah kartu nikah itu salah satu produknya. Jadi bukan menghilangkan buku nikah. Selain ada buku nikah, juga ada tambahan kartu nikah," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kemenag RI secara resmi meluncurkan Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Nikah (Simkah) berbasis web dan kartu nikah. Peluncuran tersebut dilakukan pada Jumat 8 November 2018 kemarin.

Simkah berbasis web ini merupakan direktori data nikah yang terintegrasi dengan Aplikasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Kementerian Dalam Negeri, dan Sistem Informasi PNBP Online (SIMPONI) Kementerian Keuangan.


(ALB)