Sang Maestro Lukis Tunadaksa

Tularkan Ilmu Sambil Berkarya

Daviq Umar Al Faruq    •    Rabu, 17 Oct 2018 20:30 WIB
kisah inspiratif
Tularkan Ilmu Sambil Berkarya
Sadikin Pard, pelukis tunadaksa, saat melukis di padepokannya, Selasa 16 Oktober 2018. Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq

Malang: Sadikin Pard, sang pelukis tunadaksa, tak hanya berkarya saja. Dia terus menularkan ilmu dan virus melukis walau terbatas secara fisik.

Dia telah mengajar melukis di sejumlah tempat, mulai dari Universitas Brawijaya (UB), Universitas Negeri Malang (UM) hingga di Padepokan Sadikin Pard miliknya.

"Ada 12 murid yang saya ajar di padepokan, baru lima bulan ini. Saya hanya mengarahkan mereka, tidak memaksakan mereka untuk melukis aliran tertentu. Saya juga mengajar di UB, UM, dan sekolahan," kata di kediamannya, Jalan Selat Sunda, Sawojajar, Kota Malang, Jawa Timur, Selasa, 16 Oktober 2018.

Saat ini Sadikin juga tengah disibukkan dengan pembangunan galeri dan cafe di rumahnya. Rencananya, galeri tersebut bakal diisi karya-karyanya dan pengunjung dapat menikmatinya sembari bersantai di cafe.

Dalam waktu dekat, Sadikin juga berencana untuk merampungkan cita-citanya. Yakni melukis di sebuah kanvas berukuran 25 meter secara live dan ditayangkan di TV nasional. Rencananya aksi itu bakal dilakukannya di Tugu Monas Jakarta.

"Target tahun depan, saat ini saya masih banyak kesibukan. Dalam acara melukis 25 meter itu saya ingin menjadi pelukis entertainment yang memberikan hiburan kepada masyarakat," pungkasnya.

 


(SUR)