Soekarwo Diminta Awasi Laporan Keuangan dan Konsultasi ke BPK

Syaikhul Hadi    •    Rabu, 12 Sep 2018 13:13 WIB
laporan keuangan
Soekarwo Diminta Awasi Laporan Keuangan dan Konsultasi ke BPK
Serah terima Jabatan Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Timur, di Jalan Juanda Sidoarjo, Rabu, 12 September 2018. Medcom.id/Syaikhul Hadi

Surabaya: Anggota V BPK Isma Yatun berpesan kepada Gubernur Jawa Timur Soekarwo agar meningkatkan kualitas laporan keuangan. Soekarwo juga diminta berdiskusi dengan BPK Provinsi Jatim.

Hal ini disampaikan Isma menyusul banyaknya pejabat daerah, terutama di Jatim yang terlibat kasus dugaan korupsi. Baru-baru ini, 41 anggota DPRD Kota Malang ditahan karena korupsi berjamaah.

"Kami sangat prihatin banyak pejabat kepala daerah yang sedang ditangani KPK," kata Isma Yatun, di Sidoarjo, Rabu, 12 September 2018.

BPK membantu menilai hasil laporan Pemprov Jatim. BPK mengajak kepala daerah dan dewan untuk berdiskusi mengenai program atau kebijakan yang perlu dicermati.

"Sehingga dapat diidentifikasi kelemahan yang ada dan bisa diambil langkah kebijakan yang sesuai. Pemeriksaan BPK bukan lagi sebagai momok, melainkan kebutuhan," kata dia.

Soekarwo mengakui peran besar BPK untuk menunjang kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Apalagi, akuntabilitas dan transparansi keuangan negara dipertaruhkan dalam penyusunan laporan keuangan.

Pemerintah terus gencar mengadakan pendidikan dan pelatihan akuntansi pelaporan keuangan. "Secara tidak langsung, SDM yang ada bisa memenuhi standar dalam pelaporan keuangan yang ada di Pemerintah Daerah," tandasnya


(SUR)