Wisata Religi Berbasis Masjid Mulai Dikembangkan di Malang

Daviq Umar Al Faruq    •    Jumat, 06 Apr 2018 18:21 WIB
pariwisata
Wisata Religi Berbasis Masjid Mulai Dikembangkan di Malang
Wakapolri Komjen Syafruddin meresmikan Masjid Raden Patah Universitas Brawijaya (UB), Jumat 6 April 2018. Foto: Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq

Malang: Wakapolri Komjen Syafruddin mendorong Indonesia mengembangkan wisata religi berbasis masjid. Polisi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI) ini menegaskan konsep tersebut bakal diaplikasikan dalam waktu dekat.

"Kami sudah lakukan riset. Seluruh Indonesia kami sudah lakukan riset dan sudah ditentukan. Yang kami utamakan adalah di wilayah Cirebon dan Jawa Timur," katanya saat menghadiri peresmian Masjid Raden Patah Universitas Brawijaya (UB), Jumat, 6 April 2018.

Bahkan pihaknya mengaku bakal bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata RI untuk mewujudkan itu. Sebab, masjid dinilai dapat menjadi salah satu lokasi wisata baru karena keindahan arsitektur, sejarah, hingga nilai spiritualitasnya.

"Kami ingin membuat masjid bukan semata-mata hanya tempat ibadah saja. Namun menjadi pusat peradaban Islam sekaligus pusat kajian Islam. Jadi masjid nanti perannya multi fungsi. Semua berkumpul di masjid," beber polisi kelahiran Ujung Pandang, Sulawesi Selatan, ini.

Syafruddin menambahkan konsep wisata religi berbasis masjid ini dirasa perlu karena melihat perkembangan Islam di dunia yang sangat maju. Selain itu, karena Indonesia sendiri memiliki 850.000 lebih masjid yang diantaranya merupakan masjid bersejarah hingga masjid yang unik dan khas dengan pesonanya.

"Indonesia memiliki masjid yang bersejarah dalam peradaban Islam. Sehingga apabila kita jual sebagai wisata religi berbasis masjid maka dapat lebih bermanfaat," tutupnya.

Menjadikan masjid sebagai bagian dari pariwisata bukan berarti mengkomersialkannya. Wisata religi berbasis masjid lebih ke arah memperkenalkannya kepada wisatawan.

Salah satu wisata religi berbasis masjid yang sukses di berbagai negara adalah Masjid Biru di Turki yang selalu dikunjungi wisatawan karena nilai sejarahnya. Selain itu, ada pula Masjid Hassan di Casablanca, Maroko, yang dibangun di pinggir laut.

 


(SUR)