Pemkab Sidoarjo Tetapkan Status Tanggap Darurat

Syaikhul Hadi    •    Rabu, 29 Nov 2017 17:18 WIB
banjirlongsor
Pemkab Sidoarjo Tetapkan Status Tanggap Darurat
Warga di Kabupaten Sidoarjo mendorong kendaraannya yang mogok karena terjebak banjir. (Foto: MTVN/Syaikul Hadi).

Sidoarjo: Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menaikkan status bencana dari siaga menjadi tanggap darurat. Status tanggap darurat dilakukan hingga dua pekan ke depan. 

"Per hari ini, kita naikkan statusnya menjadi tanggap darurat," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dwijo Prawito, Rabu 29 November 2017. 
 
Menurut Dwijo, kebijakan menaikkan status tersebut melalui hasil rapat seluruh stakeholder di Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Dwijo bilang, menaikkan status juga berkenaan dengan kehidupan dan penghidupan masyarakat Sidoarjo, apalagi sudah tiga hari kawasan Porong Sidoarjo terendam banjir. 

"Bahkan, sejak kemarin sudah ada penambahan kecamatan yang tergenang banjir, seperti Porong, Tanggulangin dan Kecamatan Candi" jelasnya. 

Meski begitu, ketinggian air di tiga kecamatan tersebut berbeda-beda. Misal, di Kecamatan Porong ketinggian air mencapai 50-70 sentimeter. Sedangkan di Kecamatan Tanggulangin mencapai 20-30 sentimeter, dan di kecamatan Candi ketinggian mencapai 50 sentimeter. 

Dalam status tanggap darurat ini, pihaknya juga berencana membuat posko bencana ditiga titik lokasi. Yakni di Kecamatan Porong, Tanggulangin dan Candi. 

"Di Porong, Posko bencana difokuskan di desa Candi Pari. Sedangkan di Tanggulangin akan menbuka posko di pasar wisata, dan di Kecamatan Candi posko bencana di desa Sumorame dan desa Kalipecabean," ujarnya.


(ALB)