UMM Kirim Tim Penanganan Trauma ke Sulteng

Daviq Umar Al Faruq    •    Sabtu, 13 Oct 2018 14:06 WIB
Gempa Donggala
UMM Kirim Tim Penanganan Trauma ke Sulteng
Relawan dari UMM saat melakukan pelayanan psikososial kepada korban bencana gempa di Lombok. Foto: Istimewa/Tim MDMC UM

Malang: Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berencana mengirim relawan penanganan trauma (psikososial) ke Sulawesi Tengah (Sulteng). Relawan tergabung dalam Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).

Dekan Fakultas Psikologi UMM, Muhammad Salis Yuniardi mengatakan setiap korban bencana pasti mengalami trauma. Trauma harus diobati agar korban bisa  beraktivitas secara normal.

"Pekan depan saya mengutus mahasiswa-mahasiswa terbaik untuk memberikan pelayanan psikososial kepada korban bencana di Palu dan sekitarnya," katanya, Sabtu 13 Oktober 2018.

UMM selalu menurunkan relawan untuk pelayanan psikososial ke korban bencana maupun konflik. Antara lain konflik Gerakan Aceh Merdeka (GAM), konflik Poso, Tsunami Aceh dan terakhir Gempa Lombok.

Baca: Jepang Kucurkan Rp210 Miliar untuk Korban Gempa Sulteng

Para relawan ini juga telah dibekali beragam kompetensi dari Laboratorium Psikologi Terapan (LPT) Psikososial UMM.

Relawan bakal bertugas di Palu selama kurang lebih tiga hingga empat pekan. Salis mengimbau para relawan tetap siap meski terdapat berbagai keterbatasan di lapangan.

Baca: Pemerintah Pastikan Bantuan Asing untuk Sulteng Sesuai Kebutuhan

 


(SUR)