Pengedar Narkoba Antar-Lapas Ditangkap

Amaluddin    •    Kamis, 15 Nov 2018 08:54 WIB
narkobalembaga pemasyarakatan
Pengedar Narkoba Antar-Lapas Ditangkap
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, saat merilis narkoba di Mapolrestabes Surabaya. Medcom.id/Amaluddin

Surabaya: Polrestabes Surabaya menangkap pengedar narkoba jaringan antarlembaga pemasyarakatan. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sembilan kilogram sabu, 900 gram ganja dan 7.700 pil ekstasi.

"Tersangka ini adalah pengedar sekaligus kurir antar-lapas. Kasus ini merupakan hasil pengembangan selama tiga minggu dari kasus sebelumnya," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, saat merilis di Mapolrestabes Surabaya, Rabu, 14 November 2018.

Polisi menangkap satu tersangka berinisial IS, 28, warga Simo Pomahan, Kota Surabaya. Dari tangan tersangka polisi mengamankan barang bukti satu tas yang berisi sabu yang dikemas dalam teh cina.

"Tersangka ini menerima barang dengan cara random yang dikendalikan dari lapas," ujarnya.

Tersangka ditangkap di indekosnya, di kawasan Dukuh Kupang, Senin, 12 November 2018, pukul 22.30 WIB. Dia dicokok usai mengambil barang yang dikirim tersangka lain berinisial BY dari Jakarta di kawasan Islamic Center, Dukuh Kupang, Surabaya.

"Petugas yang sudah mengincarnya langsung mengeledah kosnya dan menemukan tas yang isinya paket sabu, ganja, pil ekstasi dan timbangan," kata Luki.

Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Surabaya AKBP Indra Mardiana mengatakan, tersangka mengaku mereka berkomunikasi secara terputus. "Mereka berkomunikasi mengunakan ponsel yang setelah digunakan langsung dibuang," kata Indra.

Tersangka dijanjikan komisi salah satu bandar berupa satu unit rumah. "Salah satu bandar yang saat ini masih kejar identitasnya. Namun hal itu belum terealisasi," kata Indra.

Tersangka dijerat dengan berlapis yakni, pasal 114 ayat (2)dan pasal 112 ayat (2) dan pasal 111 ayat (1) UU RI No 35 tahun tentang narkotika dengan acaman hukuman maksimal 20 tahun penjara atau seumur hidup.
 


(SUR)