Rumah 'Gudang PCC' Kerap Kosong Ditinggal Penghuni

Syaikhul Hadi    •    Selasa, 19 Sep 2017 19:49 WIB
pil maut pcc
Rumah 'Gudang PCC' Kerap Kosong Ditinggal Penghuni
Polisi menyegel rumah yang menjadi distributor PCC di Surabaya, MTVN - Hadi

Metrotvnews.com, Surabaya: HS merupakan warga yang mengontrak sebuah rumah di Wisma Permai, Mulyorejo, Surabaya, Jawa Timur. Pada Selasa dini hari 19 September 2017, Mabes Polri menggeledah rumah tersebut berkaitan dengan peredaran pil Paracetamol Caffein Carisoprodol (PCC). 

Baca: 1,2 Juta Butir PCC Disimpan di Sebuah Rumah di Surabaya

Ida Bagus Nyoman Sudjana, Ketua RT 06 RW 05 Wisma Permai, mengatakan HS sudah dua tahun mengontrak di rumah tersebut. Sedianya, rumah itu milik Ind.

Sudjana mengaku tak tahu banyak soal HS. Apalagi, HS jarang di rumah.

"HS hanya menyerahkan KTP sebagai identitas. HS juga enggak pernah bergaul dengan tetangga," tutur Sudjana kepada Metrotvnews.com.

HS kerap meninggalkan rumah. Tak heran bila rumah kosong dalam waktu sepekan atau lebih. Saat datang, HS sendirian dengan mengendarai mobil boks. 

Dari KTP yang diserahkan, tertulis HS berasal dari Sidoarjo. Namun Sudjana mengaku sudah lama tak melihat penghuni.

"Saat melapor, dia mengaku bekerja sebagai karyawan perusahaan. Tapi dia enggan sebutkan nama perusahaannya," ungkap Sudjana.

Sebelumnya, Sudjana mengaku kaget dengan kedatangan beberapa polisi di rumah tersebut. Setelah berkoordinasi, polisi menggeledah rumah atas sepengetahuan Sudjana.

Polisi menyita kurang lebih 1,2 juta butir PCC dari rumah itu. Penggeledahan merupakan pengembangan atas penggerebekan pabrik PCC di Cimahi, Jawa Barat.

PCC merupakan obat dengan dampak melemaskan otot-otot yang menghambat rasa sakit. Efek sampingnya yaitu pengguna berhalusinasi. Bila dosisnya besar, penyalahgunaan obat dapat mengganggu syaraf otak.



(RRN)