11,8 Kg Ganja Nyaris Beredar di Bali

Syaikhul Hadi    •    Kamis, 19 Apr 2018 13:58 WIB
ganja
11,8 Kg Ganja Nyaris Beredar di Bali
Ungkap kasus di Mapolresa Sidoarjo,. Kamis, 19 Paril 2018.

Sidoarjo: Penyelundupan 11,8 kilogram ganja digagalkan Satuan Reserse Narkoba Polresta Sidoarjo, Rabu, 18 April 2018. Ganja asal Medan tersebut dikirim ke Surabaya melalui kantor pos. Rencananya ganja bakal diedarkan di Bali.

Dalam kasus ini polisi menangkap Risky Pratama Putra, 27, warga Manukan Surabaya sebagai penerima barang . Barang haram dikirim dari Medan melalui penerbangan Lion Air dengan dokumen pengiriman yang penerimanya beralamatkan di jalan Manukan Kulon Tandes Surabaya.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Himawan Bayu Aji mengungkapkan berdasarkan koordinasi antara pihak kepolisian dan Kantor Pos Juanda, polisi mengungkap peredaran ganja.

"Polisi melakukan control delivery terhadap barang yang sebelumnya dicurigai petugas untuk pengiriman ke kantor pos Tandes Surabaya. Nah, setelah itu, tersangka Risky mengambil paketan tersebut, lalu ditangkap," ungkap Himawan, Kamis, 19 April 2018.

Sejatinya, kasus ini merupakan hasil pengembangan kasus yang lebih dulu terbongkar pada 27 Maret 2018 lalu. Saat itu petugas menangkap tersangka Ilman Barori, 24 warga Desa Durungbedug, Kecamatan Candi, Sidoarjo saat mengambil 10 paket ganja seberat 8,5 kilogram di salah satu kantor pos di kawasan Juanda Sidoarjo.

"Dugaan kami penyelundupan ganja ini satu jaringan dengan tersangka Ilman Basori. Dari barang bukti yang disita ada kesamaan baik pengepakan, pengiriman hingga maskapai yang digunakan," terangnya. 

Dari keterangan tersangka, barang haram ini rencananya hendak diedarkan ke kawasan Bali. "Modus pelaku adalah dengan mencampur ganja kering siap edar yang dipaking dengan sapu ijuk dan gagangnya," tegasnya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 dan  Pasal 111 UURI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dia diancam hukuman pidana mati.


(ALB)