Bupati Jember Sesalkan Penyegelan Sekolah Saat UNBK

Kusbandono    •    Kamis, 26 Apr 2018 08:40 WIB
sengketa tanah
Bupati Jember Sesalkan Penyegelan Sekolah Saat UNBK
Ilustrasi sengketa lahan, Ant.

Jember: Bupati Jember, Faida meminta kepada pihak menghormati proses hukum terkait polemik SMP Negeri 03 Tanggul. Faida menjelaskan, jangan sampai perselisihan antara pihak sekolah dengan ahli waris ini justru mengganggu aktivitas belajar siswa di sekolah tersebut, apalagi sedang melaksanakan UNBK dan UNKP.

"Ini sangat disayangkan terjadinya aksi penyegelan pintu masuk SMP Negeri 03 Tanggul, oleh orang yang mengkalim sebagai ahli waris menjelang pelaksaan Ujian Nasional. Siswa yang sudah terbebani pikirannya menghadapi ujian, justru ditambah dengan gedung sekolahnya yang bermasalah," kata Faida kepada wartawan, Rabu, 25 April 2018.

Karena itu Faida minta semua pihak bersikap lebih dewasa, dengan menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Pengadilan Negeri Jember.

"Jangan sampai hanya karena persoalan pribadi, justru mengorbankan kepentingan seluruh siswa," jelas Faida.

Diberitakan sebelumnya, merasa tidak kunjung ada kejelasan, ahli waris pemilik tanah SMP Negeri 3 Tanggul memasang spanduk selamat datang kepada Bupati. Bahkan hari Minggu lalu menjelang pelaksanaan Ujian Nasional, ahli waris kembali menyegel pintu masuk SMPN 3 Tanggul.

Akibat kejadian ini tempat pelaksanan Ujian Berbasis Pensil dan Kertas atau UNKP bagi 70 siswa, terpaksa dilaihkan ke SMP 03 Tanggul Subrayon 16. Sementara 214 siswa lainnya yang mengikuti Ujian Berbasis Komputer atau UNBK, ditempatkan di SMK PGRI Tanggul.


(DEN)