Jadi Tersangka Korupsi, Wali Kota: Saya Siap Jadi Tumbal Madiun

iwan yudhi atmoko    •    Selasa, 18 Oct 2016 15:33 WIB
korupsi
Jadi Tersangka Korupsi, Wali Kota: Saya Siap Jadi Tumbal Madiun
Wali Kota Madiun Bambang Irianto, Metrotv

Metrotvnews.com, Madiun: Wali Kota Madiun Bambang Irianto berpamitan dengan seluruh pejabat Pemerintah Kota Medan, Jawa Timur. Bambang melakukan itu sehari setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkannya sebagai tersangka.

Bambang menyampaikan ucapan tersebut saat menghadiri acara di Kantor Badan Pemasyarakatan Madiun di Jalan Salak, Selasa siang 18 Oktober. Namun ia tak mengaitkan ucapan pamit dengan status tersangka yang menjeratnya.

Bambang mengaku berangkat ke Jakarta pekan depan. Ia tak menyebutkan agenda keberangkatannya ke Ibu Kota. Selama keberangkatannya, Bambang mengatakan Wakil Wali Kota Sugeng Rismiyanto akan memimpin pemerintahan.


(Pasar Besar Madiun yang nilai proyeknya sebesar Rp76,5 miliar menjerat Wali Kota Madiun Bambang Irianto sebagai tersangka kasus korupsi, Metrotv)

"Kalau saya kembali Alhamdulilah. Kalau saya enggak kembali, biar Pak Sugeng yang mengurusi. Saya siap jadi tumbalnya Kota Madiun," kata Bambang dalam acara tersebut.

Kemarin, KPK menetapkan status tersangka kasus korupsi pada Bambang. Penyidik menduga Bambang melakukan tindakan korupsi dari proyek pembangunan Pasar Besar Madiun.

Baca: Wali Kota Madiun Jadi Tersangka KPK

Bambang diduga menyalahgunakan wewenang dalam proyek bernilai Rp76,5 miliar itu. Selama menjadi wali kota periode 2009-2014, Bambang diduga ikut campur dalam pemborongan, pengadaan, dan penyewaan terkait proyek tersebut.

"Atau menerima gratifikasi yang berhubungan dengan jabatannya yang berlawanan dengan kewajibannya atau tugasnya, menerima hadiah atau janji, padahal patut diduga diberikan terkait jabatan kewenangan sebagai wali kota Madiun tahun 2009-2014," kata Wakil Ketua KPK Laode Muhamad Syarif.

Setelah penetapan tersangka, penyidik KPK menggeledah ruang kerja, rumah dinas, dan rumah pribadi Bambang. Penyidik juga menggeledah Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Madiun untuk melengkapi berkas mengenai proyek tersebut.

Berikut video penggeledahan di rumah dinas Bambang Irianto:




(RRN)