Tumbuhkan Minat Baca, Pemrov Jatim Dukung Pameran Buku Big Bad Wolf

M Studio    •    Selasa, 18 Oct 2016 19:19 WIB
pameran buku
Tumbuhkan Minat Baca, Pemrov Jatim Dukung Pameran Buku Big Bad Wolf
Bank Mandiri memberikan penawaran tambahan diskon sebesar 20 persen atau cicilan nol persen di ajang Big Bad Wolf Book Sale

Metrotvnews.com, Surabaya: Pameran buku terbesar di Asia Tenggara, Big Bad Wolf Book Sale kembali hadir di Indonesia untuk kedua kalinya.

Kali ini, pameran buku diadakan di JX International, Surabaya, Jawa Timur, selama 12 hari berturut-turut mulai 20 hingga 31 Oktober 2016. Menariknya, pameran yang dibuka selama 24 jam ini menawarkan diskon mulai 60 hingga 80 persen untuk semua buku.

Penyelenggaraan Big Bad Wolf Book Sale mendapat dukungan penuh dari Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo, SH, MHum dan Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. Saifullah Yusuf, beserta jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pameran tersebut dinilai memiliki misi yang selaras dengan program "Gerakan Membaca 15 Menit Sehari" yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Saat ini, minat membaca masyarakat masih rendah dan kita perlu membina generasi muda dan masyarakat luas secara konsisten untuk meningkatkan minat baca. Buku sejak dulu terbukti sebagai media yang ampuh untuk mengasah daya pikir manusia dan hingga kini tak bisa digantikan oleh kemajuan teknologi,” ujar Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. Saifullah Yusuf pada konferensi pers Big Bad Wolf Book Sale Surabaya.

“Tujuan Big Bad Wolf di Indonesia adalah untuk turut mencerdaskan bangsa karena membaca adalah jendela dunia. Kami sangat mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam melancarkan kegiatan book sale nanti. Kami pun mendapatkan banyak sekali dukungan dari berbagai institusi dari seluruh Indonesia, seperti Bank Mandiri, Decolith dan Mizan serta Metro TV yang merupakan media partner kami,” kata Uli Silalahi, Presiden Direktur PT Jaya Ritel Indonesia.

Pameran buku Big Bad Wolf pertama kali diadakan di Jakarta pada April 2016, dan menuai antusiasme besar dari masyarakat. Terhitung lebih dari 350 ribu pengunjung dari Jabodetabek, Bandung, Semarang, Lampung, dan Palembang datang ke lokasi.

Dari sekian banyak genre buku, kategori yang paling banyak terjual merupakan koleksi buku anak-anak, referensi, arsitektur, hobi dan novel.

Big Bad Wolf Book Sale di Surabaya pun diharapkan dapat dihadiri oleh sekitar 350 ribu pengunjung dari Surabaya dan kota-kota lain di sekitarnya.

"Kami belajar banyak dari acara di Jakarta dan kami sangat senang karena ternyata minat masyarakat terhadap buku masih sangat tinggi. Kami mempersiapkan lebih dari 2 juta buku dengan penawaran harga yang sangat terjangkau agar setiap pengunjung berkesempatan membawa pulang buku sebanyak-banyaknya,” ujar Uli Silalahi.

Seiring dengan semangat memajukan bangsa, Bank Mandiri sebagai partner ikut serta meramaikan Big Bad Wolf Book Sale Surabaya dengan memberikan customer experience lebih berupa penawaran tambahan diskon sebesar 20 persen atau cicilan nol persen bagi pelanggan yang menggunakan fiestapoin, e-cash atau kartu kredit Bank mandiri.

“Kami sangat mendukung segala bentuk kegiatan ini karena sejalan dengan spirit bank madiri yaitu spirit memakmurkan negeri. Selain gerakan 15 menit membaca yang digalakkan oleh Kementerian Pendidikan dan kebudayaan, serta book sale oleh Big Bad Wolf Book, kami juga ingin mendorong gerakan nasional dalam membentuk cashless society," kata SEVP Bank Mandiri Regional Surabaya Agus Haryoto Widodo.


(ROS)