UMK Naik, Bupati Jombang Khawatir

Nurul Hidayat    •    Kamis, 24 Nov 2016 14:34 WIB
upah
UMK Naik, Bupati Jombang Khawatir
Ilustrasi upah, Ant

Metrotvnews.com, Jombang: Upah minimum kabupaten/kota (UMK) Jombang, Jawa Timur, naik menjadi Rp2.082.730 pada 2017. Kenaikan UMK membuat Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko khawatir.

Bupati Jombang mengatakan investor mulai melirik kabupaten tersebut sebagai kawasan industri. Namun Bupati khawatir kenaikan UMK malah membuat investor batal menanamkan modal di Jombang.

"Kekhawatiran itu muncul setelah Pemerintah Provinsi Jatim menetapkan UMK 2017," kata Bupati usai memimpin upacara peringatan Hari Guru di Alun-alun Kabupaten Jombang, Kamis (24/11/2016).

Bupati khawatir investor malah melirik kabupaten lain di sekitar Jombang. Sebab kabupaten tersebut memiliki besaran UMK jauh lebih rendah ketimbang Jombang. Misalnya Kota Kediri sebesar Rp1,6 juta.

Bupati mengaku sudah bertemu dengan asosiasi pengusaha untuk menyepakati UMK. Namun, katanya, Pemkab Jombang memiliki pekerjaan rumah lain.

"Yaitu mengundang investor ke Kabupaten Jombang," lanjut Bupati.

Pada 18 Oktober, Gubernur menetapkan UMK 2017. Besaran UMK naik 8,25 persen dari 2016. Itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang pengupahan.

Baca: Wali Kota Malang Berharap UMK 2017 Memuaskan Banyak Pihak

Peraturan Gubernur Nomor 121 Tahun 2016 menyebutkan UMK Jombang 2017 sebesar Rp2.082.730. Jumlah itu naik ketimbang UMK 2016 yaitu Rp1.924.000.



(RRN)