Erupsi Gunung Agung

AP Juanda: Refund Dana Tiket Kebijakan Maskapai

Syaikhul Hadi    •    Selasa, 28 Nov 2017 08:24 WIB
erupsi gunung agung
AP Juanda: <i>Refund</i> Dana Tiket Kebijakan Maskapai
Suasana di terminal keberangkatan Bandara Internasional Juanda Surabaya, Selasa, 28 November 2017, MTVN - Deni Irwanto

Sidoarjo: Tiap maskapai memiliki prosedur yang berbeda soal mekanisme pengembalian (refund) uang tiket pesawat. Besaran dan nilai uang yang dikembalikan pun berbeda.

Sejak kemarin, penerbangan menuju Bandara Internasional Ngurah Rai Denpasar, Bali, ditutup. Keputusan itu dilakukan setelah Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menetapkan status Gunung Agung naik dari dari Siaga menjadi Awas. 

Baca: Bandara I Gusti Ngurah Rai Ditutup

Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (AirNav) menerbitkan surat peringatan atau Notice to Airmen (Notam) bernomor A4242/17 pada Senin, 27 November 2017. Surat menyebutkan abu vulkanik Gunung Agung mengarah ke Denpasar dan menutupi ruang udara. Kondisi itu membahayakan penerbangan.

Humas Bandar Udara Juanda Surabaya Febrian Prayoga P mengatakan pengembalian dana tiket merupakan wewenang dan kebijakan maskapai. Begitu pula soal potongan dana yang dikembalikan.

Kemarin puluhan penumpang pesawat rute Surabaya-Denpasar menuntut refund. Namun mereka mengeluhkan potongan dana.

Baca: Penumpang Pesawat Surabaya-Bali Keluhkan Potongan Refund

"Saya sudah mendapat laporan soal (refund) itu. Dan saya sudah mendatangi pihak maskapai yang bersangkutan untuk klarifikasi soal itu," jelas Febrian, di ruang kerjanya, Senin, 27 November 2017.

Febrian mengaku mendapat penjelasan soal pemotongan dana. Uang yang dipotong adalah airport tax. Pemotongan diberlakukan pada calon penumpang yang sudah mendapatkan fasilitas di dalam bandara

"Tapi ada juga maskapai yang tak memotong dana. Jadi uangnya dikembalikan 100 persen," ujar Febrian.


(RRN)