Kunjungan Wisman di Sumenep Menurun

Rahmatullah    •    Senin, 07 Jan 2019 17:33 WIB
wisatawan
Kunjungan Wisman di Sumenep Menurun
Pagelaran budaya di Sumenep sebagai salah satu daya tarik wisawatan – Medcom.id / Rahmatullah

Sumenep: Bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia rupanya berdampak pada kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Sumenep, Jawa Timur. Tahun 2018 kemarin, Sumenep menargetkan 5 ribu turis yang mendatangi tempat-tempat wisata. Tapi ternyata hingga akhir tahun hanya tercatat 3,5 ribu turis yang mengunjungi Sumenep.

“Selama 2018 banyak peristiwa alam di Indonesia, seperti gempa bumi dan tsunami. Tidak mencapainya target Wisman itu ya karena faktor alam itu,” kata Kepala Disparbudpora Sumenep, Sufiyanto, Kamis, 7 Januari 2019.

Menurut dia, Wisman khawatir untuk datang ke Sumenep akibat bencana alam tersebut. Tetapi hal itu tidak hanya terjadi di Sumenep. Daerah lain yang juga mengelola wisata juga merasakan dampak yang sama, seperti Bali.

Namun demikian, Sufi tetap bersyukur akan potensi wisata di daerahnya. Karena ternyata target kunjungan wisatawan nusatara justru melebihi target. Katanya, di tahun pertama program visit itu ditarget 1.250.000 orang, tapi justru tembus di angka 1.457.766 orang.

“Kita bersyukur target Wisnus justru melampaui target,” terangnya.

Sumenep memang memiliki banyak objek wisata yang bisa dikunjungi wisatawan, yaitu objek wisata religi, sejarah, alam, dan wisata alam buatan. Antara lain Asta Tinggi (kompleks pemakaman raja-raja Sumenep), Museum Keraton Sumenep, wisata kesehatan Gili Iyang, Pantai Lombang, dan Bukit Tinggi. 

Selain itu, Sumenep juga memiliki kekayaan seni dan budaya, salah satunya Tari Muang Sangkal dan Sintong. Dalam momentum tertentu, hal itu dipentaskan untuk menjadi daya tarik wisawatan.



(ALB)