Tiga Hari Operasi Patuh Semeru, 519 Pengendara Ditilang

Nurul Hidayat    •    Minggu, 29 Apr 2018 12:55 WIB
tertib lalu lintas
Tiga Hari Operasi Patuh Semeru, 519 Pengendara Ditilang
Razia Ops Patuh semeru 2018 oleh Satlantas Polres Jombang. (MEdcom.id/Nurul H)

Jombang: Sebanyak 519 pengendara terjaring dalam Operasi Patuh Semeru 2018 yang dilaksanakan oleh Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Jombang, Jawa Timur, sejak Kamis 26 April 2018 hingga Sabtu 28 April 2018.

"Rata-rata pelanggaran didominasi oleh pengendara roda dua, yakni pelanggaran marka atau rambu-rambu, serta tidak menggunakan helm," ujar Kepala Satuan Lalulintas Polres Jombang, Ajun Komisaris Inggal Widya Perdana saat memimpin langsung razia Operasi Patuh Semeru di depan pos 903 Keplaksari, Jombang, Jatim, Minggu 29 April 2018.

Ia menjelaskan, dalam Operasi Patuh Semeru 2018 ada tujuh prioritas pelanggaran yang menjadi perhatian satlantas polres jombang. Yakni pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standar, pengendara roda empat yang tidak menggunakan sabuk pengaman, pengemudi roda empat yang melebihi batas kecepatan, mengemudikan kendaraan bermotor dalam pengaruh alkohol, pengendara di bawah umur, menggunakan gawai saat berkendara serta melawan arus.

"Selain pelanggaran-pelanggaran tersebut, juga yang akan ditindak adalah pelanggaran kasat mata," imbuhnya.

Terkait mekanisme razia yang dilakukan, Inggal mengatakan, pihaknya menerapkan dua metode razia yakni sistem stasioner atau terpusat dan hunting system. 

"Sedangkan untuk penindakan, kita gunakan e-Tilang, hal ini mempermudah pelanggar tidak perlu mengikuti sidang cukup membayar denda sesuai dengan yang ditentukan oleh sistem yang sudah ada," pungkasnya.

Sebelumnya, Kepolisian Republik Indonesia menggelar razia atau yang disebut Operasi Patuh 2018 yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia. Razia ini berlangsung dari Kamis 26 April sampai 5 Mei 2018.


(LDS)