Khalik Tenggelam saat Menyelamatkan Teman

Rahmatullah    •    Minggu, 11 Mar 2018 12:45 WIB
kapal tenggelam
Khalik Tenggelam saat Menyelamatkan Teman
Tim pencari gabungan saat berangkat mencari korban hilang di perairan Pulau Sapeken Sumenep. Foto: Istimewa

Sumenep: Aksi Nur Khalik Mahmudi, 18, amat heroik. Dia melompat dari perahu untuk menyelamatkan temannya yang tercebur ke laut. Malang nasib Khalik, dia justru tenggelam ditelan ombak.

"Khalik awalnya ada di atas perahu. Dia melompat untuk menyelamatkan temannya yang tercebur ke laut. Tapi nasib berkata lain," kata seorang korban selamat, Muhji

Muhji merupakan guru pendamping yang ikut rombongan tersebut. Kebetulan waktu kejadian, istri dan dua anaknya juga ada di atas perahu itu. Tapi mereka selamat.

(Baca: Tiga Korban Perahu Miring di Sumenep Dirujuk ke Bali)

Hanya saja istri dan satu anak Muhji yang terpaksa dirujuk ke rumah sakit di Bali. Paru-paru keduanya kebanyakan kemasukan air laut, sehingga kesulitan bernafas.

Muhji menuturkan, perahu yang ditumpangi oleng dua kali. Ketika miring pertama kali, penumpang tidak ada yang tumpah. Tapi saat perahu miring untuk kedua kalinya, hampir semua penumpang tercebur ke laut. Hanya empat orang yang ada di atas perahu.

(Baca: Balita Korban Perahu Miring Kritis)

Dia berhasil menyelamatkan diri dan keluarganya. Dia bersusah payah berenang mencapai perahu setelah terlempar dari sejarak kurang lebih satu meter.

"Anak saya masih kritis. Istri saya juga belum ada perkembangan signifikan. Tapi untuk satu korban lain yang juga dirujuk ke Bali sudah berangsur membaik," ungkap Muhji.

(Baca: Empat Korban Perahu Miring di Sumenep Ditemukan)
 


(SUR)