Polda Jatim Dalami Motif Tewasnya Mantan Wakapolda Sumut

Daviq Umar Al Faruq    •    Selasa, 27 Feb 2018 17:17 WIB
penemuan mayat
Polda Jatim Dalami Motif Tewasnya Mantan Wakapolda Sumut
Ilustrasi. MTVN/M Rizal

Malang: Polda Jatim turun langsung menyelidiki kasus tewasnya mantan Wakapolda Sumatera Utara (Sumut) Kombes (Purn) Agus Samad di Kota Malang, Jawa Timur. Pihak kepolisian saat ini masih melanjutkan penyelidikan terkait motif tewasnya purnawirawan polisi ini.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jatim Kombes Agung Yudha akan turun untuk memeriksa tempat kejadian perkara (TKP). "Kami datang untuk analisis tambahan terhadap TKP yang kemarin," katanya, Selasa, 27 Februari 2018.

Agung menjelaskan analisis tambahan ini dilakukan di seluruh bagian rumah. Dia menyebut belum ada temuan bukti baru. "Ini hanya back-up. Kami masih dalami. Semoga dalam waktu sehari dua hari sudah ada keputusan," jelasnya.

Pihaknya pun masih belum bisa memastikan penyebab kematian Agus. Dia menyebut hasil lab dan autopsi masih belum keluar seluruhnya. Namun, dia menyebut ada indikasi Agus Samad terjatuh karena uji lab menunjukkan sejumlah patahan.

Pihaknya masih mendalami temuan tali rafia yang menjerat kedua kaki korban. Dia masih enggan mengungkap bukti-bukti yang sudah ditemukan.

(Baca: Polisi Selidiki Tewasnya Mantan Wakapolda Sumut di Malang)

Seorang purnawirawan polisi berpangkat kombes, Agus Samad, ditemukan tewas di rumahnya Perumahan Bukit Dieng Permai blok MB-9 RT 09/RW 05, Kelurahan Pisang Sandi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Sabtu, 24 Februari 2018.

Mayat Agus ditemukan oleh sejumlah warga di halaman belakang rumahnya sekitar pukul 08.00 WIB dengan kondisi terikat tali rafia di kedua kakinya. Pada tubuh korban terdapat beberapa luka sayatan di tangan kanan dan kiri korban serta luka lecet di paha belakang korban.

Dari olah TKP sebelumnya, polisi menemukan bercak darah di ruang makan yang berjarak sekitar 10 meter dari lokasi penemuan mayat. Selain itu, ditemukan sejumlah barang bukti yakni silet dengan bercak darah, cairan pembasmi serangga, dan sejumlah cairan misterius.

(Baca: Polisi Tunggu Hasil Autopsi Mantan Wakapolda Sumut)


(SUR)