Penyidik Akan Pertemukan Taat Pribadi dan Ibrahim Tadju

Muhammad Khoirur Rosyid    •    Kamis, 20 Oct 2016 14:20 WIB
dimas kanjeng taat pribadi
Penyidik Akan Pertemukan Taat Pribadi dan Ibrahim Tadju
Polisi memperlihatkan barang bukti dari tersangka penipuan Kanjeng Dimas Taat Pribadi saat ungkap kasus di Mapolda Jatim, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (19/10/2016). Foto: Antara/Moch Asim

Metrotvnews.com, Surabaya: Penyidik Polda Jatim terus mendalami kasus penipuan yang dilakukan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Kali ini, Taat akan dipertemukan dengan Ibrahim Tadju.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan keterangan Taat Pribadi dan Ibrahim ada yang bertolak belakang.

“Dengan mempertemukan mereka, kami bisa tahu siapa yang lebih benar dan siapa yang berbohong,” kata Argo, di Surabaya, Kamis (20/10/2016).

Dia mengatakan konfrontasi keduanya dilakukan untuk mengetahui kasus penipuan yang menempatkan Taat Pribadi sebagai tersangka. Saat ini, Ibrahim masih berstatus saksi. Dia adalah salah satu anggota di Pademokan Dimas Kanjeng dan suami dari Marwah Daud, kepala Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng.

“Sekarang masih di dalami penyidik. Perkembangannya akan kami sampaikan kalau sudah selesai pemeriksaan,” ujarnya.

Ibrahim Tadju diperiksa polisi pada Rabu 19 Oktober. Dia dicecar 38 pertanyaan. Sebelumnya, pada Senin 17 Oktober, Ibrahim tidak menghadiri panggilan penyidik dengan alasan sakit lantaran syarafnya putus.

Ketua Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng, Taat Pribadi, ditangkap 22 September karena diduga terlibat dalam pembunuhan mantan dua pengikutnya, Ismail Hidayah dan Abdul Ghani. Belakangan, kasus penipuan yang disebut-sebut mencapai triliunan oleh pedepokannya justru lebih menyita perhatian.

 


(UWA)