Di Surabaya, Ibu Hamil Didampingi Empat Pendonor Darah

Amaluddin    •    Rabu, 09 Nov 2016 19:25 WIB
kesehatan ibu
Di Surabaya, Ibu Hamil Didampingi Empat Pendonor Darah
Pelayanan pada ibu hamil - Ant - Feri Purnama

Metrotvnews.com, Surabaya: Ibu hamil di Surabaya, Jawa Timur, wajib didampingi empat pendonor darah. Tujuannya, mengantisipasi kematian ibu lantaran kekurangan darah saat melahirkan.

Pemerintah Kota Surabaya mewajibkan layanan tersebut pada puluhan rumah sakit. Layanan itu diperkuat dengan penandatangan Nota Komitmen antara Dinas Kesehatan Surabaya dengan puluhan rumah sakit. Di antaranya RSUD dr Soetomo dan RSU Haji.


(Sejumlah ibu dan anak menghadiri acara peluncuran program untuk kesehatan ibu hamil di Surabaya, MTVN - Amaluddin)

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, Febria Rachmanita, mengatakan layanan itu bertujuan menyelamatkan ibu saat persalinan. Bila ibu membutuhkan darah, pendonornya sudah siap.

"Jadi keluarga dan rumah sakit tak perlu lagi repot-reot mencari sumbangan darah," kata Febria di sela-sela acara peluncuran Program 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) di Kelurahan Sidosermo, Surabaya, Rabu (9/11/2016).

Kekurangan darah menjadi salah satu alasan angka kematian ibu hamil di Surabaya. Pada 2015, sebanyak 38 ibu hamil meninggal. 

"Tahun ini, hingga awal November, kasus kematian ibu hamil mencapai 28 kasus," ujar Febria.

Ia mengatakan ibu hamil di Surabaya dapat memanfaatkan layanan tersebut. Caranya cukup mendaftar ke Puskesmas setempat.

Sementara itu Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekkota Surabaya, Eko Haryanto, mengucapkan terima kasih atas program tersebut. Program itu turut membantu usaha pemerintah menjaga kesehatan masyarakat.


(RRN)