353 Burung Nuri akan Dikembalikan ke Habitatnya

Daviq Umar Al Faruq    •    Minggu, 20 May 2018 18:23 WIB
penyelundupan hewan
353 Burung Nuri akan Dikembalikan ke Habitatnya
Ratusan burung nuri tak berdokumen diamankan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) DKI Jakarta di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Sabtu 19 Mei 2018. Foto: (Dokumen BBKSDA DKI Jakarta)Ratusan burung nuri tak berdokumen diamankan Balai Besar Ko

Malang: Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur dan DKI Jakarta baru saja menggagalkan pengiriman 353 ekor burung nuri tanpa dokumen, Sabtu, 19 Mei 2018. 

Kepala BBKSDA Jawa Timur, Nandang Prihadi mengaku pencegahan ini dapat dilaksanakan dengan baik berkat koordinasi antara pihaknya dengan BBKSDA DKI Jakarta, Bandara dan pihak Airlines.

"Jadi ratusan burung itu bisa kami amankan di Jakarta sebelum berangkat menggunakan pesawat yang akan menuju Medan," katanya saat dikonfirmasi Medcom.id, Minggu 20 Mei 2018.

Baca: BBKSDA Jatim Gagalkan Penyelundupan 353 Burung Nuri

Ratusan burung tersebut terdiri dari 78 ekor Nuri Merah (Eos Borneo), 30 ekor Nuri Dusky (Pseudeos Fuscata), 173 ekor Nuri Pelangi (Trichoglossus haematodus) dan 30 ekor Nuri Tanimbar (Eos Reticulata).

Selanjutnya burung tersebut, bakal diidentifikasi lebih lanjut. Upaya ini dilakukan untuk memastikan apakah burung-burung ini termasuk kedalam golongan satwa yang tidak dilindungi negara.

"Pertama burung-burung ini akan kita identifikasi lebih detail karena kemaren hanya indikasi awal. Hal ini untuk memastikan bahwa burung ini betul-betul tidak ada satupun yang dilindungi," tegasnya.

Kemudian usai dilakukan identifikasi lebih detail, BBKSDA berencana mengembalikan ratusan burung ini ke habitat aslinya. Yakni di kawasan Papua dan Ambon.

"Sampai di sana burung tidak langsung lepas. Tapi kita habituasi dulu. Kita rehabilitasi sampai burung-burung ini kira-kira dianggap keliarannya kembali maka akan kita rilis. Proses nya masih cukup panjang ini," pungkasnya.

Ratusan burung itu awalnya hendak dikirim dari Bandara Abdul Rahman Saleh, Malang, Jawa Timur ke Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara dan transit terlebih dahulu di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta.

Saat tiba di Jakarta, ratusan burung ini pun langsung diamankan petugas sebelum sempat menuju ke Bandara Kualanamu. Petugas menahan burung tersebut karena tidak memiliki dokumen yang lengkap.


(ALB)