Dua Perempuan Berdoa di Makam Empat Terduga Teroris

Syaikhul Hadi    •    Senin, 21 May 2018 19:52 WIB
Teror Bom di Surabaya
Dua Perempuan Berdoa di Makam Empat Terduga Teroris
Dua perempuan berdoa di sisi makam terduga teroris di Sidoarjo, Senin 21 Mei 2018, Medcom.id - Hadi

Sidoarjo: Sejumlah pekerja memakamkan empat terduga teroris di Pemakaman Umum Mr X di Sidoarjo, Jawa Timur, Senin, 21 Mei 2018. Selain pekerja, dua perempuan turut mengikuti proses pemakaman dan berdoa.

Satu perempuan mengenakan jilbab abu-abu menyaksikan peti jenazah masuk ke liang lahat. Pantauan Medcom.id, matanya berkaca-kaca. Berulang kali ia menyeka air mata di pipi dengan ujung kerudungnya.

Seorang perempuan mengenakan jilbab hijau juga menyaksikan proses pemakaman. Ia berusaha menenangkan perempuan berjilbab abu-abu di sisi kirinya.

Entah siapa mereka. Tapi, keduanya tampak menengadahkan tangan, bersimpuh di samping makam yang sudah ditimbun tanah. 

Seorang perempuan mengenakan kerudung bercorak bunga-bunga juga mendampingi keduanya. Sedangkan di belakang, beberapa polisi bersenjata laras panjang mengawal. 

Tak ada informasi yang didapat Medcom.id soal identitas tiga perempuan itu. Mereka juga bungkam mengenai kedatangan keduanya ke makam. Usai berdoa, keduanya bergegas meninggalkan makam, menjauhi wartawan.

Baca: Empat Terduga Teroris Dimakamkan di Sidoarjo

Hari ini, empat terduga teroris dimakamkan di lahan milik Dinas Sosial Sidoarjo itu. Tiga jenazah dimakamkan dalam satu liang lahat yaitu Budi Satrijo, Ilham Fauzan, dan Dedi Sulistiantono. Dua perempuan itu bersimpuh di sisi lahat yang menjadi peristirahatan terakhir tiga jenazah tersebut. Sedangkan satu liang lain menjadi makam untuk Hari Sudarwanto.

Ini merupakan prosesi ketiga pemakaman terduga teroris. Jenazah merupakan tubuh dari pelaku peledakan bom di tiga gereja di Surabaya, Mapolrestabes Surabaya, dan Rusunawa Wonocolo Sidoarjo.

"Jumlah total saat ini ada sekitar 14 jenazah yang sudah dimakamkan di sini. Rencana bakal ada penambahan tiga jenazah lagi," ucap Kabid Rehabilitas dan Sosial Dinas Sosial Sidoarjo, Wijono di area pemakaman. 


(RRN)