Gempa dan Tsunami di Palu

Laga Amal Kumpulkan Donasi untuk Sulteng

Daviq Umar Al Faruq    •    Minggu, 30 Sep 2018 12:50 WIB
Gempa Donggala
Laga Amal Kumpulkan Donasi untuk Sulteng
Aksi penonton laga amal Arema FC dan Madura United di Malang, Sabtu 28 September 2018, Medcom.id - Daviq Umar

Malang: Arema FC dan Madura United menggelar laga amal di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu 29 September 2018 malam. Kegiatan amal itu mengumpulkan dana lebih dari Rp400 juta.

CEO Arema FC Iwan Budianto mengatakan akan membagi dua dana tersebut. Sebagian dana akan disumbangkan ke keluarga Haringga. Sebagian lain merupakan korban bencana di Sulawesi Tengah.

Baca: Presiden bakal Beri Arahan Langsung di Palu

Haringga merupakan suporter Persija Jakarta yang meninggal dalam pengeroyokan sebelum pertandingan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu, 23 September 2018.

Iwan mengatakan laga tersebut mengumpulkan dana dari hasil penjualan tiket dan donasi dari berbagai pihak sebesar Rp251.125.000. Uang ratusan juta itu telah diserahkan kepada perwakilan The Jakmania (julukan suporter Persija) untuk diberikan kepada keluarga Haringga. 

"Sisanya lagi akan diberikan ke korban gempa. Prediksi kami bisa sampai Rp 400 juta uang yang terkumpul," kata Iwan di Malang, Minggu, 30 September 2018.

Kepala Staf Ketua Umum PSSI itu mengatakan antusiasme penonton dalam laga begitu tinggi. Bahkan antusiasme penonton di laga amal ini mengalahkan jumlah penonton dalam laga kompetisi resmi biasanya.

Sementara itu, dari laga amal tersebut, Arema berbagi poin dengan Madura United setelah bermain imbang 1-1 hingga laga usai. Arema unggul lebih dulu di menit ke-50 lewat gol Dendi Santoso. Lalu, Madura United berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Rizky Dwi Febrianto di menit ke-79.

Dalam laga itu, manajer dari 18 klub Liga Indonesia 1 mendeklarasikan ikrar bertema #RivalitasTanpaMembunuh. Ikrar ini dibacakan oleh juru bicara dari 18 klub yakni Manajer Madura United, Haruna Soemitro sebelum laga amal dimulai.

Gempa 7,7 Skala Richter (SR) yang mengguncang Donggala, Sulawesi Tengah dirasakan di sejumlah wilayah. Gempa dirasakan kuat di Donggala, Mamuju dan Kota Palu. 

Gempa mengakibatkan tsunami di Palu. Kurang lebih 405 orang meninggal akibat kejadian tersebut.

Lihat video:
 


(RRN)